Penggunaan Huruf Kapital atau Huruf Besar

Dalam ejaan Bahasa Indonesia termasuk didalamnya adalah masalah ejaan. Berikut ini adalah penggunaan dan pengertian huruf kapital atau huruf besar.

  1. Huruf kapital atau huruf besar dipakai sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat.
  2. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama petikan langsung.
  3. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama dalam ungkapan yang berhubungan dengan nama, Tuhan dan kitab suci, termasuk kata ganti untuk Tuhan.
  4. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama Gelar kehormatan. Contohnya, Drs. Dr.
  5. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama Jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi, atau nama tempat.
  6. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur-unsur nama orang. Jadi kalau menulis nama orang huruf pertamanya harus kapital.
  7. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa.
  8. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, hari raya, dan peristiwa sejarah.
  9. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi.
  10. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama negara, lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, serta nama dokumen resmi.
Itulah beberapa contoh penggunaan huruf kapital atau huruf besar. Semoga bermanfaat.

Pengertian Cerita Fiksi

Pada dasarnya cerita fiksi adalah cerita rekaan atau cerita yang sengaja dibuat. Isi cerita fiksi dibuat berdasarkan hasil olahan imajinasi atau daya pikir oleh si pengarangnya secara artistik dan intens. Cerita fiksi ini biasanya di warnai oleh kultur, pengalaman batin, filosofi, religiositas, dan latar belakang pengarang lainnya. Selain itu, cerita fiksi diolah berdasarkan pandangan, tafsiran, baik peristiwa nyata maupun peristiwa hasil rekaan semata.

Banyak cerita fiksi yang dapat kamu baca di perpustakaan sekolah atau di toko-toko buku. 
Ciri-ciri cerita Fiksi adalah sebagai berikut:
  • Bersifat rekaan atau imaginasi pengarangnya.
  • Memiliki kebenaran yang relatif atau tidak mutlak (tidak harus)
  • Bahasanya bersifat konotatif atau bersifat sindiran (bukan sebenarnya)
  • Tidak memiliki sistematika yang baku.
  • Sasarannya emosi atau perasaan pembaca.
  • Memiliki pesan moral atau amanat tertentu.

Gambar tiga dimensi dan ciri-ciri tiga dimensi

Gambar adalah karya seni rupa dua dimensi. Karya seni rupa dua dimensi merupakan karya seni rupa yg memiliki  ukuran panjang lebar .
objek gambar  adalah benda benda tiga dimensi. Benda tiga dimensi . Benda tiga dimensi adalah karya seni rupa yg memiliki panjang ,lebar,dan tinggi,serta memiliki volume. Unsur volume inilah yg menjadi pembeda antara benda dua dimensi dan benda tiga dimensi misalnya benda hias dan benda yg digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari . Contohnya guci vas bunga, meja, kursi, lemari dan lampu hias.
Bedasarkan pengertian karya seni tiga di mensi di atas, dapat kamu pahami adanya ciri-ciri tiga dimensi sebagai berikut.
  1. Mempunyai panjang lebar,dan tinggi
  2. Dapat dinikmati ke indahan dari sudut pandang mana pun
  3. Memiliki volume.
Baca juga : Daur Hidup Lalat.


Ditinjau dari jenis bendanya , ada tiga jenis benda yg biasa di tuangkan dalam gambar tiga dimensi. Tiga jenis benda yg dimaksud sebagai berikut.
  1. Benda Kubistis
    Benda kubistis adalah benda benda yg terbentuk  menyerupai bangunan kubus atau balok. contohnya botol, gelas, piring, kotak tisu, meja, kursi, lemari bak sampah, dan kulkas.
  2. Benda Silindris
    Benda silindris adalah benda benda yg terbentuk menyurupai silinder (elips). Contohnya botol , gelas, piring, mangkuk, teko, dan guci.
  3. Benda Bebas
    Benda bebas adalah benda benda yg bentuknya tidak beraturan. contohnya buah buahan, pepohonan, batu batuan, dan benda alam lain.

Instrumen Hukum dan Kelembagaan Nasional HAM

Instrumen Hukum Nasional HAM- Instrumrn hukum HAM merupakan alat peraturan yang digunakan untuk menjamin perlindungan dan penegakan HAM. Di era reformasi sekarang ini, negara kita berupaya untuk menjabarakn ketentuan hak-hak asasi manusia. Hal in telah dilaksanakan melalui amandemen yang kedua UU 1945 (tahun 2000) dan diundangkannya Undang-undang No.39 Tahun 1999 tentang HAM, serta meratifikasi beberapa konvensi internasional tentang HAM.
  1. Undang-undnag No.39 Tahun 1999 tentang HAM
  2. Kepurusan Presiden No.36 Tahun 1990 tentang pengesahan konversi tentang Hak-hak Anak ( Convention on the Right of the Child) 
  3. Undang-undang No.8 Tahun 1998 tentang Pengesahan Konvensi Menentang Penyiksaan dan Perlakuan atau Penghukuman lain yang kejam, tidak manusiawi, atau merendahkan Martabat Manusia (Convention Against Torture and Other Cruel, Inhuman or Degrading Treatment or Punishment)
  4. Undnag-undnag No.11 Tahun 2005 tentang Pengesahan Internasional Covenant on Economic, Social, and Cultural Rights ( Konvenan Internasional tentang Hak-hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya)
  5. Undang-undnag No.12 Tahun 2005 tentang Pengesahan International Convrnant on Civil and Political Rights (Konvenan Internasional tentang Hak-hak Sipil dan Politik)
Lebih lanjut konvenan menetapkan hak kebebasan berpikir; hak berkeyakinan dan beragama; hak orang untuk mempunyai pendapat tanpa campur tangan pihak lain dan hak atas kebebasan untuk menyatakan pendapat; hak atas perkawinan/membentuk keluarga; hak anak atas perlindungan yang dibutuhkan oleh statusnya sebagai anak dibawah umur, keharusan segera didaftarkannya setiap anak setelah lahir dan keharusan mempunyai nama; dan hak anak atas kewarganegaraan; hak ikut serta dalam urusan publik; hak memilih dan dipilih; ahak mempunyai akses pada jabatan publik di negaranya; hak persamaan kedudukan semua orang di depan hukum dan hak semua orang atas perlindungan hukum yang sama tanpa diskriminasi.

Sejarah Penemuan Tata Surya Di Dunia

Planet adalah benda angkasa yang tidak memancarkan cahaya sendiri dan beredar mengelilingi matahari. Planet-planet yang berdasarkan jarak terdekat dengan Matahari adalah, Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Lima planet terdekat ke Matahari selain Bumi (Merkurius, Venus, Mars, Yupiter dan Saturnus) telah dikenal sejak zaman dahulu karena mereka semua bisa dilihat dengan mata telanjang. Banyak bangsa di dunia ini memiliki nama sendiri untuk masing-masing planet.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pengamatan pada lima abad lalu membawa manusia untuk memahami benda-benda langit terbebas dari selubung mitologi. Galileo Galilei (1564-1642) dengan teleskop refraktornya mampu menjadikan mata manusia “lebih tajam” dalam mengamati benda langit yang tidak bisa diamati melalui mata telanjang.

Karena teleskop Galileo bisa mengamati lebih tajam, ia bisa melihat berbagai perubahan bentuk penampakan Venus, seperti Venus Sabit atau Venus Purnama sebagai akibat perubahan posisi Venus terhadap Matahari. Penalaran Venus mengitari Matahari makin memperkuat teori heliosentris, yaitu bahwa matahari adalah pusat alam semesta, bukan Bumi, yang digagas oleh Nicolaus Copernicus (1473-1543) sebelumnya. Susunan heliosentris adalah Matahari dikelilingi oleh Merkurius hingga Saturnus.
Teleskop Galileo terus disempurnakan oleh ilmuwan lain seperti Christian Huygens (1629-1695) yang menemukan Titan, satelit Saturnus, yang berada hampir 2 kali jarak orbit Bumi-Yupiter.

Perkembangan teleskop juga diimbangi pula dengan perkembangan perhitungan gerak benda-benda langit dan hubungan satu dengan yang lain melalui Johannes Kepler (1571-1630) dengan Hukum Kepler. Dan puncaknya, Sir Isaac Newton (1642-1727) dengan hukum gravitasi. Dengan dua teori perhitungan inilah yang memungkinkan pencarian dan perhitungan benda-benda langit selanjutnya

Pada 1781, William Hechell (1738-1782) menemukan Uranus. Perhitungan cermat orbit Uranus menyimpulkan bahwa planet ini ada yang mengganggu. Neptunus ditemukan pada Agustus 1846. Penemuan Neptunus ternyata tidak cukup menjelaskan gangguan orbit Uranus. Pluto kemudian ditemukan pada 1930.

Pada saat Pluto ditemukan, ia hanya diketahui sebagai satu-satunya objek angkasa yang berada setelah Neptunus. Kemudian pada 1978, Charon, satelit yang mengelilingi Pluto ditemukan, sebelumnya sempat dikira sebagai planet yang sebenarnya karena ukurannya tidak berbeda jauh dengan Pluto.

Para astronom kemudian menemukan sekitar 1.000 objek kecil lain di belakang Neptunus (disebut objek trans-Neptunus) yang juga mengelilingi Matahari. Di sana mungkin ada sekitar 100.000 objek serupa yang dikenal sebagai objek Sabuk Kuiper (Sabuk Kuiper adalah bagian dari objek-objek trans-Neptunus). Belasan benda langit termasuk dalam Obyek Sabuk Kuiper di antaranya Quaoar (1.250 km pada Juni 2002), Huya (750 km pada Maret 2000), Sedna (1.800 km pada Maret 2004), Orcus, Vesta, Pallas, Hygiea, Varuna, dan 2003 EL61 (1.500 km pada Mei 2004).

Penemuan 2003 EL61 cukup menghebohkan karena Obyek Sabuk Kuiper ini diketahui juga memiliki satelit pada Januari 2005 meskipun berukuran lebih kecil dari Pluto. Dan puncaknya adalah penemuan UB 313 (2.700 km pada Oktober 2003) yang diberi nama oleh penemunya Xena. Selain lebih besar dari Pluto, obyek ini juga memiliki satelit.

Daftar jarak planet
Daftar planet dan jarak rata-rata planet dengan matahari dalam tata surya adalah seperti berikut:
• 57,9 juta kilometer ke Merkurius
• 108,2 juta kilometer ke Venus
• 149,6 juta kilometer ke Bumi
• 227,9 juta kilometer ke Mars
• 778,3 juta kilometer ke Jupiter
• 1.427,0 juta kilometer ke Saturnus
• 2.871,0 juta kilometer ke Uranus
• 4.497,0 juta kilometer ke Neptunus
Terdapat juga lingkaran asteroid yang kebanyakan mengelilingi matahari di antara orbit Mars dan Jupiter.
Karena rotasinya terhadap sumbu masing-masing, garis khatulistiwa menjadi lingkar terpanjang yang terdapat di setiap planet dan bintang.
Itulah Sejarah Penemuan Tata Surya Di Dunia, semoga postingan ini bermanfaat khsuusnya bagi para guru atau orang tua di rumah dalam memberikan materi pelajaran tentang Sejarah Penemuan Tata Surya Di Dunia di rumah.

Ringkasan Materi atau Rangkuman Materi Pelajaran Biologi SMA Kelas XII Semester 1/2

Rangkuman atau Ringkasan Materi Biologi SMA Kelas XII Semester 1/2 
Untuk mempelajari materi biologi SMA kelas 12 yang terdiri dari beberapa bab tentu akan mengalami kesulitan dari segi banyaknya materi selama dua semester atau satu tahun ajaran. 
Nah agar mudah dalam memahami materi pelajaran yang ada di sekolah salah satu cara yang dapat kita lakukan adalah dengan cara membuat ringkasan materi dari pelajaran tersebut, ringkasan yang kita buat harus kita urutkan berdasarkan bab dan semester, tujuannya agar kita lebih fokus bab mana yang akan kita pelajari.
Bab 1 Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan
  1. Pertumbuhan pada makhluk hidup ditandai dengan adanya pertambahan tinggi dan besar tubuh tumbuhan yang terlihat mudah pada perkecambahan . 
  2. Perkembangan adalah suatu proses menuju ke arah kedewasaan sehingga tidak bisa diukur dan menekankan pada kwalitas.
  3. Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan berbiji dimulai dengan proses dormansi biji, pembelahan sel, perbesaran dan pemanjangan sel, diferensiasi - specialisasi dan organogenesis.
  4. Ada dua tipe perkecambahan yaitu perkecambahan hipogeal dan perkecambahan epigeal yang didasarkan atas letak kotiledon dan kecepatan tumbuhnya epicotil dan hypocotilnya.
  5. Pertumbuhan tumbuhan karena pembelahan sel pada jaringan meristem primer disebut pertumbuhan primer, sedangkan hasil pembelahan sel pada jaringan meristem kambium kearah luar membentuk Xylem dan Floem disebut pertumbuhan sekunder.
  6. Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan merupakan hasil interaksi antara faktor internal dan faktor eksternal. 
  7. Faktor internal meliputi faktor gen, dan hormon, sedang Faktor eksternal berupa iklim, tanah, dan organisme pengganggu. 
  8. Hormon adalah senyawa organik yang dihasilkan oleh bagian tubuh tumbuhan yang berfungsi mengatur pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan itu sendiri.
  9. Pemupukan merupakan suatu usaha manusia untuk memberi atau menambahkan unsur-unsur yang diperlukan oleh tumbuhan. Pupuk tanaman meliputi pupuk organik (pupuk alami) dan pupuk anorganik (buatan). 
  10. Pupuk organik berupa kotoran hewan, hijauan (tanaman atau bagian tanaman) yang telah diproses dengan teknik-teknik pengolahan tertentu, agar dapat membentuk bahan anorganik. Karena bahan organik bisa dibuat lewat fotosintesis. Tumbuhan tertentu dapat digunakan untuk menyediakan bahan organik bagi tumbuhan budidaya. 


Bab 2 Metabolisme
  1. Metabolisme merupakan suatu rangkaian atau proses yang terarah dan teratur di dalam sel yang ada diseluruh tubuh kita, sel yang ada di tubuh itu melakukan metabolisme melalui reaksi-reaksi kimiawi, sehingga diperlukan atau dihasilkan bahan-bahan tertentu seperti unsur, molekul, senyawa atau energi dari luar .
  2. Jika memerlukan bahan energi dari luar bersifat endorgonik (penusunan) dan jika melepaskan energi disebut eksorgonik ( pemecahan).
  3. Metabolisme dibedakan menjadi  katabolisme dan anabolisme.
  4. Katabolisme adalah proses perombakan senyawa-senyawa yang kompleks  menjadi senyawa yang lebih sederhana melalui reaksi-reaksi kimiawi, sehingga dihasilkan energi. 
  5. Anabolisme adalah proses pembentukan senyawa-senyawa kompleks dari senyawa-senyawa yang lebih sederhana melalui reaksi-reaksi kimiawi, sehingga diperlukan adanya energi.
  6. Proses keduanya hanya bisa berlangsung jika ada enzim OK . Sebagian besar enzim tersusun oleh 2 bagian, yaitu bagian yang berupa protein, disebut apoenzim dan bagian non protein yang disebut kofaktor (dapat berupa koenzim atau  gugus prostetik).
  7. Terdapat 2 teori tentang kerja enzim, yaitu model gembok – kunci ( lock and key ) dan teori ketepatan induksi ( induced fit theory ).
  8. Beberapa sifat e nzim, antara lain:  enzim sebagai biokatalisator suatu reaksi, bekerja secara khusus, dapat bekerja secara bolak balik (reversibel), berwujud sebagai koloid, rusak jika kena panas (termolabil), dan dapat diekstraksi dari sel tanpa kehilangan aktivitas katalitiknya.
  9. Faktor yang menghambat kerja e nzim, antara lain: inhibitor (reversibel dan irreversibel), zat-zat pengaktif (aktivator), suhu, pH, hasil akhir, konsentrasi e nzim, konsentrasi substrat, dan air.
  10. Enzim digolongkan berdasarkan apa yang terjadi di dalam reaksi. Enzim digolongkan menjadi oksidoreduktase (dehidrogenase, oksidase, dan hidroksilase), transferase, hidrolase (peptidase, esterase, glikosidase, dan fosfatase), liase, ligase, dan isomerase.
  11. Respirasi merupakan reaksi kimia sel untuk merombak senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana dengan menghasilkan e nergi. Respirasi dibedakan menjadi dua macam, yaitu respirasi aerobik dan respirasi anaerobik.
  12. Secara umum, reaksi respirasi aerobik dibedakan menjadi 3 tahapan, yaitu glikolisis, dekarboksilasi oksidatif dan daur Krebs, serta rantai transportasi e lektron respirasi.
  13. Glikolisis adalah rangkaian reaksi kimia penguraian glukosa (yang memiliki 6 atom C) menjadi asam piruvat (senyawa yang memiliki 3 atom C), NADH, dan A TP. Pada sel eukariotik, glikolisis terjadi di sitoplasma (sitosol). Glikolisis terjadi melalui 10 tahapan, yang terdiri dari 5 tahapan penggunaan  energi dan 5 tahapan pelepasan e nergi. Hasil akhir glikolisis adalah 2ATP + 2NADH.
  14. Pembentukan A TP dapat terjadi dengan cara fosforilasi tingkat substrat dan fosforilasi oksidatif. Respirasi aerobik menghasilkan sebanyak 38 total A TP.
  15. Hasil akhir glikolisis (1 molekul glukosa) adalah 2 piruvat, 2 NADH, dan 2 A TP. Hasil akhir siklus Krebs adalah 6 NADH, 2 FADH, dan 2 A TP. 
  16. Elektron-e lektron yang dibawa oleh NADH dan FADH2 hasil glikolisis dan siklus Krebs akan masuk ke dalam sistem transportasi e lektron pada membran dalam mitokondria untuk membentuk  ATP.
  17. Fermentasi dibedakan berdasarkan produknya, misalnya fermentasi alkohol (produknya alkohol) dan fermentasi asam laktat (produknya asam laktat). Beberapa organisme bersel satu yang berperan dalam fermentasi alkohol adalah ragi (khamir) dan bakteri. Saccharomyces cereviceae merupakan khamir yang berperan dalam pembuatan tape.
  18. Organisme dibedakan menjadi beberapa kelompok berdasarkan sumber karbon (autotrof dan heterotrof), sumber donor e lektron (organotrof dan litotrof), dan sumber energinya (fototrof dan kemotrof). 
  19. Tumbuhan dan alga hijau dapat melakukan f otosintesis, yaitu menggunakan senyawa anorganik seperti CO2 dan H2O, serta bantuan cahaya matahari untuk mensintesis karbohidrat.
  20. Proses pembentukan bahan makanan dengan menggunakan e nergi dari bahan-bahan kimia disebut kemosintesis. Contohnya pada bakteri sulfur dan bakteri besi.

Bab 3 Genetika
Pada saat sel sedang membelah, benang-benang kromatin ini memendek dan menebal membentuk struktur yang disebut kromosom. 
Kromosom mempunyai 2 bagian utama yaitu sentromer (kinetokor) dan lengan. Pada lengan ditemukan bagian-bagian berupa matriks, kromonema, kromomer, dan lekukan sekunder. Kadang- kadang dijumpai adanya s atelit.
Jumlah kromosom pada setiap jenis organisme berbeda-beda, namun bersifat tetap (konstan). Jumlah kromosom tiap jenis organisme menunjukkan banyaknya kromosom yang ada pada sebuah sel organisme tersebut.
Berdasarkan letak sentromernya, bentuk kromosom dibedakan menjadi 4 macam, antara lain:  metasentris, sub metasentris, telosentris, dan akrosentris.
Spesies yang berbeda memiliki ukuran kromosom yang berbeda. Pada umumnya, kromosom sel tumbuhan lebih besar dibanding kromosom sel hewan.
Berdasarkan ukuran (panjang), jumlah, dan  bentuk kromosom maka kromosom sel somatis dapat disusun atau diatur secara standar. Hasil penyusunan ini disebut k aryotipe.
Jumlah atau satu set atau perangkat dari bermacam-macam homolog tersebut dinamakan genom atau ploidi.
Kromosom mempunyai komponen utama, antara lain: DNA ( Deoxyribo Nucleic Acid atau a sam nukleat deoksiribosa), protein histon, dan protein non  histon. Protein h iston bersifat basa kuat dan menetralkan keasaman D NA.
DNA merupakan material kromosom sebagai penyimpan informasi genetik D NA berperan dalam membawa dan menyimpan informasi genetik sel. Jumlah dan jenis informasi di dalam sel (tiap sebuah sel) sangat banyak.
DNA dan RNA tersusun oleh nukleotida-nukleotida yang saling terpaut membentuk polinukleotida yang amat panjang. D NA merupakan molekul yang besar (makromolekul) dan terdiri dari dua rantai polinukleotida yang saling berikatan. Setiap nukleotida tersusun atas 3 komponen, antara lain: sebuah basa nitrogen, sebuah gula pentosa yaitu deoksiribosa, dan satu gugus fosfat.
Basa nitrogen D NA meliputi basa purin dan basa pirimidin. Basa purin meliputi guanin (G) dan adenin (A), basa pirimidin meliputi sitosin (C) dan timin (T).
Komponen gula RNA berupa gula ribosa. Dua purin dan dua pirimidin juga ditemukan pada RNA, tetapi basa pirimidin timin tidak ditemukan. Pada RNA ditemukan pirimidin urasil.
Berdasarkan tempat terdapat dan fungsinya, RNA dibedakan menjadi RNA m ( RNA messenger ), RNA r (RNA ribosom) dan RNA t (RNA transfer).
Gen adalah unit genetis yang terdapat di dalam kromosom. Dalam satu kromosom terdapat ribuan bahkan puluhan ribu gen. Gen- gen tersebut terdapat di dalam D NA dan merupakan segmen dari  DNA yang berperan dalam menentukan sifat individu. Gen merupakan nama fungsional, sedangkan  DNA adalah nama strukturalnya.
Suatu sifat dikendalikan oleh sepasang g en. Anggota dari pasangan &nnbsp;gen disebut sebagai alel, dimana satu alel diperoleh dari induk jantan dan yang lain dari induk betina. Pasangan alel tersebut merupakan penentu dari suatu sifat.
Jika  gen tersebut dua alel dominan, maka disebut  gen homozigot dominan. Jika dibentuk oleh dua alel resesif, maka disebut gen homozigot resesif. Sementara itu, jika  gen dibentuk oleh sebuah alel dominan dan sebuah alel resesif maka disebut g en heterozigot.
Informasi genetik pada  double helix  DNA berupa kode-kode sandi atau kode genetik.
Replikasi D NA atau penggandaan  DNA meliputi 3 tahapan, antara lain: inisiasi (permulaan), elongasi (pemanjangan), dan terminasi (pengakhiran).
Translasi merupakan proses penerjemahan beberapa triplet atau k odon dari RNA m menjadi asam amino-asam amino yang akhirnya membentuk protein. Urutan basa nitrogen yang berbeda pada setiap triplet, akan diterjemahkan menjadi asam amino yang berbeda. Tahapan pada  translasi meliputi inisiasi  translasi, elongasi, dan terminasi.

Bab 4 Pembelahan Sel
Berdasarkan proses yang terjadi, pembelahan sel dibedakan menjadi tiga macam, yaitu pembelahan amitosis (spontan), pembelahan mitosis, dan pembelahan meiosis.
Pembelahan amitosis (yang terjadi pada golongan bakteri) adalah pembelahan spontan dimana satu sel menghasilkan dua sel identik.
Pembelahan mitosis terjadi pada sel organisme eukariotik. Sel diploid yang mengalami mitosis membelah menjadi dua sel anakan yang juga diploid. Pembelahan mitosis terjadi secara bertahap yaitu profase, metafase, anafase, dan telofase.
Pada pembelahan meiosis, satu sel diploid membelah menjadi empat sel anakan yang masing- masing bersifat haploid.
Pembelahan meiosis bertujuan menghasilkan sel gamet (sel kelamin). Pembelahan ini terjadi dua tahap, yaitu meiosis I dan meiosis II. Masing-masing tahap meiosis tersebut melalui tahap profase, metafase, anafase, dan telofase.
Gametogenesis adalah proses pembentukan gamet.
Gametogenesis pada hewan jantan disebut spermatogenesis. Spermatogenesis menghasilkan empat sperma yang haploid. Sementara gametogenesis pada hewan betina disebut oogenesis yang menghasilkan satu sel telur haploid.
Pembentukan gamet jantan pada tumbuhan berbunga disebut mikrosporogenesis. Mikrosporogenesis menghasilkan empat mikrospora yang haploid. Sementara pembentukan gamet betina pada tumbuhan disebut megasporogenesis. Megasporogenesis menghasilkan delapan megaspora yang haploid.
Bab 5 Prinsip Hereditas

Pewarisan sifat (karakter) dari induk (orang tua) kepada fillialnya melalui suatu perkawinan melibatkan gen (sebagai faktor pembawa sifat keturunan).
Mendel memilih kacang kapri untuk objek kajiannya, karena memiliki pasangan-pasangan yang kontras, melakukan autogami atau penyerbukan sendiri, mudah disilangkan, mampu menghasilkan keturunan banyak, dan cepat menghasilkan atau daur hidupnya pendek.
Hukum Mendel I disebut juga Hukum Segregasi, karena menyatakan bahwa  pada waktu pem- bentukan gamet (meiosis), kromosom-kromosom homolognya memisahkan diri secara bebas.
Persilangan monohibrida adalah perkawinan dengan satu sifat (karakter) beda yang mencolok.
Genotip bersifat menurun dan diwariskan pada keturunan. 
Fenotip adalah sifat yang tampak dari luar. Fenotip merupakan paduan dari genotip dengan lingkungannya.
Hukum Mendel II dikenal sebagai Hukum Asortasi atau Hukum Berpasangan Secara Bebas atau Hukum Penggabungan Bebas. 
Persilangan dihibrida yaitu persilangan dengan dua sifat beda, dengan dua alel yang berbeda.
Back cross merupakan persilangan antara anakan F1 yang heterozigot dengan induknya yang homozigot dominan. 
Test cross adalah menyilangkan suatu hasil persilangan dengan salah satu induk homozigot resesif.
Penyimpangan semu Hukum Mendel meliputi interaksi gen, kriptomeri, polimeri, epistasis-hipostasis, gen-gen komplementer, gen dominan rangkap, dan atavisme.
Kriptomeri yaitu gen dominan yang seolah-olah tersembunyi jika berdiri sendiri dan akan tampak pengaruhnya apabila bersama-sama dengan gen dominan yang lainnya.
Polimeri adalah pembastaran heterozigot dengan banyak sifat beda yang berdiri sendiri, tetapi memengaruhi bagian yang sama dari suatu organisme.
Sifat atau fenotip yang tadinya menghilang, dapat muncul kembali pada generasi berikutnya, melalui proses yang disebut atavisme. 
Epistasis adalah faktor (gen) dominan yang menutupi gen dominan lain yang bukan alelnya, sehingga sifat yang dikendalikan gen yang tertutup tidak muncul. 
Hipostasis adalah faktor (gen) yang tertutupi oleh gen dominan yang lain, yang bukan alelnya. 
Peristiwa inheritansi baik pada hewan, tumbuhan, maupun manusia akan mengikuti pola-pola hereditas seperti adanya tautan, tautan seks, pindah silang, determinasi seks, adanya gen letal, dan non-disjunction . 
Pindah silang dapat terjadi pada saat meiosis (pembentukan gamet). Pindah silang dapat berupa pindah silang tunggal atau pindah silang ganda. Untuk mengetahui kekuatan pindah silang dihitung nilai pindah silangnya (NPS).
Tipe-tipe determinasi seks meliputi tipe XY (pada lalat buah dan manusia), XO (belalang atau Ordo Orthoptera dan kepik atau Ordo Hemiptera), ZO (ayam dan itik), dan ZW (burung, serangga, dan kupu-kupu). 
Gen letal dibedakan menjadi gen resesif letal (pada jagung albino) dan gen dominan letal (pada ayam redep dan tikus kuning).
Gagal berpisah atau non-disjunction dapat terjadi pada saat pembentukan gamet (meiosis).
Pewarisan sifat pada manusia dapat diturunkan melalui kromosom seks (kromosom X dan kromosom Y) atau kromosom autosom. 
Sifat-sifat yang dapat diwariskan pada manusia meliputi jenis kelamin, kelainan menurun, golongan darah, dan ekspresi gen-gen yang dipengaruhi oleh seks.
Ada tiga macam sistem penggolongan darah, antara lain: sistem A, B, O; sistem MN, dan sistem Rhesus (Rh).  
Kelainan menurun yang disebabkan oleh alel resesif dan dominan autosom adalah albino, gangguan mental, brakhidaktili, cystinuria, dan polidaktili.
Kelainan menurun yang disebabkan oleh alel resesif kromosom X adalah buta warna, anodontia, dan hemofilia.
Kelainan menurun yang disebabkan oleh alel resesif kromosom Y adalah Hypertrichosis, Hystrixgravier, dan Webtoes .
Pewarisan sifat pada manusia dapat dihindari melalui upaya perbaikan sosial meliputi upaya eugenetika dan eutenika.
Peta silsilah dapat menunjukkan keadaan atau sifat individu dalam keluarga besar (1 garis keturunan) sehingga dapat dilacak adanya individu yang mewariskan sifat kepada keturunannya.

Bab 6 Mutasi
Mutasi adalah peristiwa perubahan susunan materi genetik (gen atau kromosom) pada suatu organisme dan sifat yang dihasilkan akan diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Mutasi dapat dibedakan berdasarkan materi hereditasnya (mutasi gen dan mutasi kromosom), berdasarkan jenis selnya (mutasi somatis dan mutasi germinal), berdasarkan mekanisme terjadinya (mutasi alami dan mutasi buatan), dan berdasarkan efek atau pengaruh yang ditimbulkan (mutasi missense, non sense, mutasi netral, dan diam).
Mutasi gen adalah mutasi yang terjadi perubahan satu atau beberapa nukleotida di dalam gen, terdiri atas: transisi, transversi, dan mutasi frame shift .
Mutasi kromosom adalah mutasi yang terjadi karena perubahan struktur kromosom dan jumlah kromosom.
Mutasi yang terjadi akibat perubahan struktur kromosom, yaitu delesi (delesi terminal dan interkalar), duplikasi, inversi (inversi parasentris dan perisentris), serta translokasi (translokasi tunggal, perpindahan, resiprok, dan Robertson).
Translokasi Robertson, terdiri atas: fisi, yaitu bergabungnya dua kromosom homolog menjadi satu, dan fusi (disebut juga disosiasi kromosom) yang terjadi apabila suatu kromosom membelah menjadi dua.
Mutasi kromosom yang terjadi akibat perubahan jumlah kromosom, meliputi: euploidi dan aneuploidi.
Euploidi adalah perubahan yang meliputi seperangkat genom, dimana jumlah set kromosom individu merupakan kelipatan dari jumlah set kromosom dasar (kromosom haploid) yang terdiri atas monoploid (1n) dan poliploid yang terdiri dari triploid (3n), tetraploid (4n), dan seterusnya.
Aneuploidi adalah perubahan dimana suatu individu mempunyai kekurangan atau kelebihan kromosom dibandingkan dengan individu diploid normal. Aneuploidi biasanya diakibatkan oleh adanya nondisjunction dari satu pasang kromosom homolog dan terdiri atas: nullisomi (2n-2), monosomi (2n-1), trisomi (2n+1), dan tetrasomi (2n+2).
Mutasi somatik adalah mutasi yang terjadi di dalam sel-sel somatik (sel-sel tubuh) dan hanya akan diteruskan dalam sel tubuh saja.
Mutasi germinal adalah mutasi yang terjadi di dalam sel-sel gamet. Jika hasilnya berupa sifat dominan akan langsung diekspresikan pada keturunan berikutnya. Jika berupa sifat resesif, pada individu yang diploid akan tertutup.
Mutasi alami atau mutasi spontan ( spontaneous mutation ), terjadi dengan sendirinya tanpa diketahui penyebabnya secara pasti.
Mutasi buatan atau mutasi terinduksi ( induced mutation ), adalah mutasi yang disebabkan oleh mutagen, seperti senyawa kimia (berbagai macam basa dan turunannya, asam nitrat atau HNO2, senyawa alkil dan hidroksi), radiasi sinar ultraviolet, radiasi mengion, dan penyisipan molekul DNA (Rekayasa genetika).
Mutasi yang terjadi secara alami seringkali merugikan, baik bagi organisme yang menjadi mutan maupun lingkungan sekitar yang ikut terpengaruh karena munculnya organisme baru.
Mutasi buatan dinilai lebih memberikan keuntungan dibanding mutasi alami, karena mutasi buatan merupakan kejadian yang dapat direncanakan dan diprogram sebelumnya. Hasil yang diperoleh sesuai dengan yang diinginkan dan berbagai kemungkinan yang tidak diharapkan dapat diminimalkan.
Dampak positif dari mutasi buatan dan mutasi alami yaitu dihasilkannya tanaman poliploid, aneka ragam fenotip tanaman, varian baru, dan pengembangan bioteknologi.
Dampak negatif dari mutasi yaitu menyebabkan kematian mutan (letal), kelainan, cacat, atau sindrom, dan dapat membahayakan lingkungan.perkembangan 

Bab 7 Evolusi
Evolusi merupakan suatu proses perubahan makhluk hidup dari waktu ke waktu menuju ke arah kesempurnaan.
Tokoh evolusi pertama yang gagasannya dapat diterima oleh kalangan luas adalah Charles Darwin. Pokok-pokok evolusi menurut Darwin adalah: a) Spesies yang hidup pada masa ini berasal dari spesies yang hidup pada masa lampau. b) Evolusi terjadi melalui mekanisme seleksi alam.
Peristiwa evolusi dapat dibuktikan dengan hasil studi dari berbagai bidang ilmu yang meliputi: anatomi perbandingan, embriologi, paleontologi, perbandingan biokimia, biogeografi serta domestikasi.
Mekanisme evolusi dapat terjadi karena beberapa kondisi yang mendukung yaitu: variasi genetik yang disebabkan oleh mutasi dan rekombinasi serta peristiwa seleksi alam.
Menurut Hardy-Weinberg frekuensi gen dalam suatu populasi akan selalu konstan dari generasi ke generasi berikutnya asalkan dipenuhi beberapa persyaratan yaitu tidak terjadinya mutasi, seleksi alam dan aliran gen ( genetic flow ), terjadi perkawinan acak, populasi besar dan frekuensi antara gen jantan dan betina sama.
Spesiasi merupakan peristiwa terbentuknya spesies baru yang berbeda dari nenek moyangnya.
Mekanisme isolasi reproduksi dapat terjadi melalui isolasi habitat, isolasi musim, isolasi tingkah laku, isolasi mekanik, isolasi gamet, terbentuknya bastar mandul dan terbentuknya bastar mati bujang.

Bab 8 Kecenderungan Baru Teori Evolusi
Ada tiga teori asal usul kehidupan yang dikenal yaitu: Teori Abiogenesis yang menyatakan bahwa kehidupan berasal dari benda mati; Teori Biogenesis yang menyatakan bahwa kehidup-   an berasal dari kehidupan sebelumnya; dan Teori Evolusi Biokimia yang menyatakan bahwa   kehidupan berasal dari bahan anorganik yang mengalami perubahan-perubahan secara kimiawi sampai muncul bentuk kehidupan yang pertama.
Bentuk kehidupan pertama adalah senyawa kompleks (protobion) yang dapat bermetabolisme, bereplikasi dan terdapat unsur genetik RNA di dalamnya.
Stanley Miller dan Harold Urey berhasil membuktikan bahwa bahan organik dapat terbentuk dari bahan anorganik dengan menciptakan alat dan atmosfer yang hampir serupa dengan   kondisi primitif bumi.
Teori modern tentang asal usul kehidupan yang paling berkembang adalah Teori Evolusi Biokimia.
Special Creation berpendapat bahwa kehidupan merupakan hasil ciptaan yang sudah dirancang dengan baik oleh Tuhan Yang Maha Esa. diikuti Carollus Linnaeus
Kelemahan Teori Evolusi Darwin disebabkan masih minimnya ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang biologi molekuler yang dapat dijadikan sebagai penjelas Teori Evolusi Darwin.

Bab 9 Bioteknologi
Bioteknologi merupakan teknologi pemanfaatan mikroorganisme untuk menghasilkan produk  yang berguna bagi manusia.
Sejalan dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, bioteknologi dibedakan men jadi dua jenis, yaitu bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern.
Rekayasa genetika adalah suatu metode biokimiawi atau manipulasi gen, dengan cara menyisip kan ( insert ) atau menggabungkan gen yang dikehendaki ke dalam suatu organisme.
Ciri atau sifat dari bioteknologi konvensional, antara lain: masih menerapkan teknik-teknik biologi,  bioteknologi, dan rekayasa genetika yang terbatas, masih menggunakan mikroorganisme  seadanya, belum mengembangkan teknik sampai tingkatan molekuler yang terarah, belum  sepenuhnya steril (bebas dari mikrobia yang tidak diinginkan), jumlah produknya relatif sedikit,  serta kualitasnya belum terjamin.
Produk-produk lain dari bioteknologi konvensional, antara lain: bahan bakar (metana, etana, dan  propana), enzim (enzim -amilase, lipase, dan proteinase), metabolit primer (asam-asam organik dan  alkohol), metabolit sekunder (zat warna dan antibiotik), dan asam amino (zat glutamat dan lisin).
Metode-metode mutakhir bioteknologi ( currents methods of biotechnology ), antara lain: kultur  jaringan dan rekayasa genetika (teknologi DNA rekombinan, transplantasi nukleus, kloning, dan  teknologi hibridoma).
Kultur jaringan merupakan suatu teknik atau metode untuk mengisolasi bagian-bagian tanaman  (sel, jaringan, atau organ seperti  akar, batang, daun, dan pucuk) kemudian menumbuhkan  bagian tersebut secara aseptis (teknik untuk mendapatkan kondisi suci hama) di dalam atau di atas medium budidaya ( in vitro ). Dengan demikian, bagian-bagian tanaman tersebut dapat  memperbanyak diri dan dapat menjadi tanaman lengkap kembali.
Transplantasi atau pemindahan nukleus dari satu sel ke sel yang lain dapat menghasilkan indi- vidu yang baru.
Kloning adalah suatu metode untuk menghasilkan keturunan atau individu yang identik secara  genetik dengan induknya.
Teknologi hibridoma adalah suatu metode penggabungan (fusi) dua macam sel dari organisme  yang sama atau berbeda untuk mendapatkan sel hibrid (hibridoma) yang mempunyai kombinasi  kedua sifat tersebut.
Mikroorganisme yang dikembangkan dalam bioteknologi mampu mengubah bahan mentah  menjadi memiliki nilai tambah lebih tinggi, misalnya pada  pembuatan makanan dan mengubah  bahan pangan, pembuatan obat-obatan, membasmi hama tanaman, menanggulangi masalah  pencemaran, dan pemisahan bijih logam. 
Bioteknologi menghasilkan dampak positif dan negatif pada sains, lingkungan, teknologi, dan  mayarakat.
Dampak positif bioteknologi, antara lain: menghasilkan pembasmi hama tanaman, menghasilkan  tanaman pengikat nitrogen, berperan dalam pengelolaan limbah, dalam pemisahan logam dari  bijihnya, dan menghasilkan bayi tabung.
Dampak negatif bioteknologi, antara lain: mengancam kelestarian alam, menghasilkan gulma- gulma super, serta dapat mengancam kesehatan.

Kegunaan Energi Listrik

Energi listrik sangat banyak manfaatnya. Berbagai kegiatan manusia sangat bergantung pada energi listrik. Listrik digunakan untuk menyalakan pompa air di rumah, memasak nasi dengan rice cooker, dan menyalakan lampu belajar untuk penerangan. Listrik di rumah kita berasal dari pembangkit tenaga listrik. Energi listrik ini dialirkan ke rumah, sekolah, pabrik, dan kantor menggunakan kabelkabel
penghantar. Pada awalnya dalam suatu rumah tangga listrik digunakan hanya sebatas untuk penerangan lampu listrik. Seiring perkembangan teknologi, listrik digunakan manusia untuk mengoperasikan berbagai peralatan. Teknologi membantu melakukan pekerjaan dengan lebih cepat dan mudah.
Teknologi komputer banyak digunakan sebagai alat bantu dalam bidang pendidikan, hiburan, dan pekerjaan. Komputer dapat melakukan berbagai operasi perhitungan dan peyimpanan data. Sementara itu, televisi merupakan teknologi yang membantu manusia memperoleh berbagai macam informasi secara audio visual (pandang dengar).
Kita dapat mengetahui berbagai kejadian yang terjadi di seluruh pelosok tanah air dan di berbagai penjuru dunia dengan mendengar dan melihat televisi. Beberapa peralatan dapur seperti blender, mixer, dan oven juga membantu kegiatan memasak sehingga lebih cepat selesai. Dalam memanfaatkan energi listrik kita harus hati-hati. Listrik dapat menjadi kawan karena listrik sangat bermanfaat. Namun, listrik juga bisa menjadi lawan karena berbahaya jika penggunaannya tidak sesuai aturan. Kesalahan dalam menggunakan peralatan dapat menimbulkan kecelakaan. Pernahkah kalian tersetrum? Tubuh terasa bergetar ketika menyentuh peralatan listrik yang terkelupas. Jika arus yang mengalir terlalu besar akan dapat menyebabkan kematian pada seseorang. Oleh karena itu, berhati-hatilah ketika berhubungan dengan
listrik. Bahaya lain yang dapat diakibatkan listrik adalah terjadinya kebakaran. Salah satu penyebab terjadinya kebakaran adalah terjadinya hubungan pendek (korsleting). Salah satu penyebab hubungan pendek adalah kerusakan kabel, misalnya kabel terkelupas sehingga kawat di dalamnya bersentuhan. Hal ini menyebabkan arus listrik yang mengalir bertambah besar. Arus listrik yang tinggi sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kabel meleleh dan mengeluarkan percikan api. Jika percikan api mengenai benda-benda yang mudah terbakar, seperti komputer membutuhkan listrik.
Benjamin Franklin dari Amerika Serikat melakukan percobaan bermain layang-layang dengan seutas kawat logam di tengah badai. Franklin membuktikan bahwa kilat adalah salah satu bentuk aliran listrik.
kertas, kain, dan kayu kering akan dapat menimbulkan kebakaran.
Terjadinya kebakaran itu dapat dicegah. Bagaimanakah caranya? Di tiap-tiap rumah biasanya dipasangi sebuah alat yang disebut sekring. Apakah sekring itu? Sekring berfungsi sebagai alat pengaman.
Benda ini terbuat dari kawat halus. Kenaikan arus listrik secara tiba-tiba akan memutuskan kawat
pada sekring, sebelum arus listrik itu merusak komponen listrik lainnya. Kecelakaan listrik sebenarnya dapat dicegah, sehingga berbagai bahaya dan kerugian dapat dihindari. Selain itu, keselamatan jiwa juga akan lebih terjaga. Kalian dapat mengurangi terjadinya kecelakaan listrik dengan melakukan beberapa
upaya sederhana berikut ini.
  1. Pastikan tangan dan kaki kalian kering saat menggunakan peralatan listrik.
    Tubuh yang basah menjadi lebih mudah dialiri arus listrik, karena air dapat menghantarkan listrik.
  2. Segera mengganti kabel listrik yang terkelupas serta tidak menggunakan alatalat listrik yang rusak. Apabila hal ini tidak dilakukan akan sangat berbahaya. Kabel listrik yang terbuka atau terkelupas dapat menyebabkan hubungan pendek (korsleting).
  3. Pastikan steker dan stopkontak selalu terbebas dari air. Steker dan stopkontak yang basah dapat berbahaya karena air dapat menghantarkan listrik. Apalagi jika tangan juga dalam keadaan basah, maka akan semakin tinggi tingkat bahayanya.
  4. Stopkontak hanya berpasangan dengan steker. Jangan pernah memasukkan benda apapun ke dalam stopkontak, selain steker. Lemari es, televisi, dan kipas angin dapat beroperasi, jika steker pada masing-masing alat tersebut dihubungkan pada stopkontak. Dengan demikian, arus listrik dapat mengalir. Apa yang terjadi jika kalian memasukkan kawat logam ke dalam stopkontak? Ya, benar! Arus listrik akan mengalir melalui kawat logam sebagai penghantar, dan mengenai tubuh kalian, sehingga kalian tersetrum.
  5. Jangan bermain-main dengan listrik. Apabila kalian menemukan peralatan listrik di rumah ada yang rusak, segeralah lapor pada orang tua kalian. Alat listrik yang rusak harus segera ditangani atau diperbaiki oleh ahli elektronik. jangan coba-coba memperbaiki alat listrik yang rusak tersebut.
Beberapa cara di atas memang terlihat sederhana dan sepele untuk dilakukan hingga terkadang manusia sering lalai. Namun, dari hal sederhana itu, bahaya yang besar dapat dihindari.

Sistem Penanggalan Masehi atau Syamsiyah

Sistem Penanggalan -  Apakah kalian sering merayakan hari kelahiran kalian? Dari mana kita tahu waktu kelahiran kita? Jawabannya adalah dengan adanya sistem penanggalan. Penanggalan atau kalender adalah sebuah sistem untuk memperhitungkan waktu dengan membaginya ke dalam hari, minggu, bulan, dan tahun. Sistem ini digunakan untuk menandai hari raya dan hari besar keagamaan dan untuk menjadwal pekerjaan tertentu. Misalnya menanam bibit dan memanen tanaman. Sistem penanggalan dipengaruhi oleh gerakan Bulan dan Bumi. Ada dua sistem penanggalan, yaitu penanggalan Masehi atau tahun penanggalan Syamsiah dan Hijriah atau tahun Komariyah.
Tahun Masehi atau Tahun Syamsiah
Tahun Masehi atau tahun Syamsiah dihitung berdasarkan revolusi bumi. Waktu yang diperlukan Bumi untuk sekali revolusi adalah 365,25 hari. Dalam tahun Masehi, satu tahun dibagi menjadi dua belas bagian. Julius Caesar dari Kerajaan Romawi, adalah raja yang berjasa dalam penetapan tahun Masehi.
Dia memerintahkan Sosigenes, ahli matematika Yunani, untuk mengembangkan sistem penanggalan ini, yang akhirnya menetapkan satu tahun ada 365 hari. Sementara itu, sisa seperempat hari dari setiap tahun dikumpulkan menjadi satu hari, setelah empat tahun. Orang yang lahir pada tanggal
29 Februari merayakan hari ulang tahunnya setiap empat tahun sekali. Tambahan satu hari ini dimasukkan ke dalam Bulan Februari yang biasanya hanya memiliki jumlah hari sebanyak 28 hari. Akibatnya, dalam empat tahun sekali, Bulan Februari memiliki jumlah hari sebanyak 29 hari. Tahun
inilah yang disebut tahun kabisat, yang memiliki 366 hari. Tahun-tahun yang dapat dibagi empat disebut tahun kabisat. Sementara itu, tahun lainnya akan menjadi tahun biasa. Jadi, tahun 2000 dan tahun 2004 adalah tahun kabisat. Sementara itu, tahun 2002 dan tahun 2006 adalah tahun biasa.

Gerakan Bumi dan Bulan

Bumi adalah tempat hidup bagi makhluk hidup. Bumi seperti bola berbatu raksasa yang berputar seperti gasing di angkasa sambil mengelilingi Matahari. Bulan, bola berbatu lain yang ukurannya sekitar seperempat Bumi, mendampingi Bumi dalam mengelilingi Matahari. Bumi dan Bulan bergerak bersama dalam peredarannya mengelilingi Matahari. Pernahkah terlintas dalam benak kalian, mengapa Matahari
atau Bulan selalu berpindah tempat? Kadang tampak di Timur dan kadang tampak di Barat. Menurut kalian, manakah di antara ketiganya yang sebenarnya bergerak? Mari kita cari tahu jawabannya.

  1. Rotasi Bumi
    Rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya. Bumi berputar dari Barat ke Timur. Bumi memerlukan waktu 24 jam untuk satu kali berotasi. Rotasi bumi ini menyebabkan gejala alam yang dapat kita amati dalam kehidupan seharihari. Berikut ini akibat dari rotasi bumi.
    1. Terjadinya Siang dan Malam
      Siang dan malam terjadi karena bumi beredar mengelilingi Matahari sambil berputar pada porosnya. Matahari menyinari bagian Bumi yang menghadap ke arahnya. Seiring dengan putaran bumi, maka masing-masing bagian bumi bergantian dalam memperoleh sinar matahari. Ketika bagian bumi tempat kalian tinggal mendapat cahaya matahari, daerah kalian mengalami siang hari. Sebaliknya, bagian bumi lain yang tidak mendapat sinar matahari mengalami malam hari.
    2. Terjadinya Gerak Semu Harian Matahari
      Matahari dan semua benda langit bergerak. Apabila kita amati dari Bumi, Matahari terlihat seolah-olah bergerak dari Timur, bergerak melintasi langit, dan tenggelam di Barat. Mengapa Matahari tampak bergerak melintasi langit? Ayo kalian melakukan kegiatan berikut ini untuk mengetahui jawabannya. 
      Pada belahan bumi utara, Matahari terlihat terbit dari Timur, bergerak melintasi langit bagian selatan, dan tenggelam di Barat. Seandainya kalian memandang Bumi dari atas kutub utara, kalian akan melihat tiruan bumi berputar berlawanan dengan arah jarum jam. Klip kertas (pengamat) pertama kali melihat sisi Barat gambar Matahari, kemudian sisi Timur terlihat ketika lengkungannya berputar. Oleh karena adanya rotasi bumi, maka Matahari tampak bergerak melintasi langit dari Timur ke Barat. Inilah yang disebut gerak semu harian matahari. Matahari seolah-olah bergerak dari Timur ke Barat. Padahal, sebenarnya Bumilah yang berputar dari Barat ke Timur. 
    3. Terjadinya Perbedaan Waktu
      Pergerakan Bumi dan Bulan dalam mengelilingi Matahari selalu menjadi patokan dalam pengukuran waktu. Perputaran bumi terjadi terus-menerus. Akibatnya, tempat-tempat di Bumi menghadap Matahari pada waktu yang berlainan. Ketika di London (Inggris) mengalami siang hari, di New York (Amerika Serikat) menjelang fajar. Pada waktu yang sama di Australia sedang mengalami malam hari. Untuk itu ditetapkan standar waktu dunia, yang berupa pembagian waktu internasional. Sistem pembagian waktu dunia dibuat untuk menghindari terjadinya kekacauan dalam penentuan waktu. Para ahli merancang sistem 24 zona waktu dengan pusatnya di Greenwich, Inggris (bujur 0o). Standar waktu ini disebut Waktu Rata-Rata Greenwich atau GMT (Greenwich Mean Time). Zona waktu di bumi belahan Timur selalu mendahului waktu Greenwich, sedangkan di belahan bumi Barat selalu lebih lambat. Sebagai contoh, bila di Greenwich pukul 02.00 pagi, maka di Tokyo (Jepang) pukul 11.00 siang. Waktu Tokyo (Jepang) adalah sembilan jam lebih awal daripada GMT. Indonesia juga mengalami perbedaan waktu. Oleh karena itu, dibuatlah sistem pembagian waktu. Indonesia dibagi menjadi tiga daerah waktu, yaitu Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA), dan Waktu Indonesia Timur (WIT). Setiap daerah memiliki selisih waktu 1 jam dengan daerah lainnya. Sebagai contoh, apabila di Solo pukul 07.00 pagi, maka di Irian Jaya sudah pukul 09.00 pagi. Jadi, terdapat selisih satu jam antara Waktu Indonesia bagian Timur dan Waktu Indonesia bagian Tengah, dan selisih dua jam antara Waktu Indonesia bagian Timur dan Waktu Indonesia bagian Barat.
  2. Revolusi Bumi
    Revolusi bumi adalah peredaran Bumi mengelilingi Matahari. Bumi melakukan rotasi bersamaan dengan melakukan revolusi. Arah gerak revolusi bumi sama dengan arah gerak rotasi bumi, yaitu dari Barat ke Timur. Bumi memerlukan waktu 365,25 hari atau satu tahun untuk sekali berevolusi. Ketika berevolusi, sumbu bumi miring dengan arah yang sama yaitu 23,5o  dari garis tegak lurus pada bidang edar (ekliptika). Sama halnya rotasi bumi, revolusi bumijuga menyebabkan gejala alam yang luar biasa. Apakah itu?

    • Perubahan Musim
      Di Bumi ini terdapat empat musim, yaitu musim semi, panas, gugur, dan dingin. Musim terjadi karena poros bumi selalu miring saat mengelilingi Matahari. Akibatnya, belahan bumi utara dan belahan bumi selatan selalu bergantian ketika condong menghadap Matahari. Saat belahan bumi selatan condong menghadap Matahari, di tempat itu mengalami musim panas, sedangkan di belahan bumi utara mengalami musim dingin. Musim panas terjadi pada bagian bumi yang berada paling dekat dengan Matahari. Keempat musin ini selalu bergantian sepanjang tahun. Perputaran bumi mengelilingi Matahari pada sudut tertentu adalah penyebab terjadinya pergantian musim. Perubahan musim terutama terjadi di belahan bumi utara dan selatan. Daerah di Bumi yang berada di sekitar khatulistiwa, seperti Indonesia, selalu menerima pancaran sinar matahari yang hampir sepanjang waktu. Akibatnya, di daerah khatulistiwa perubahan musim tidak terlalu dirasakan. Biasanya, di daerah khatulistiwa ini terjadi musim kemarau dan musim hujan.
    • Perubahan Lamanya Waktu Siang dan Malam di Belahan Bumi Utara dan Selatan
      Revolusi bumi memengaruhi perbedaan panjang siang dan malam di belahan bumi utara dan selatan. Daerah khatulistiwa tidak mengalami hal ini, dimana panjang siangnya selalu mendekati 12 jam setiap hari. Belahan bumi utara dan selatan mengalami panjang waktu siang dan malam yang selalu berubah di sepanjang tahun. Perubahan ini terjadi karena sumbu bumi memiliki kemiringan sebesar 23,5o. Hari dengan jumlah siang terbanyak jatuh pada hari terpanjang musim panas, yaitu 21 Juni di belahan utara dan 21 atau 22 Desember di belahan selatan. Hari dengan siang tersingkat jatuh pada puncak musim dingin, ketika malam berlangsung paling lama. Peristiwa ini terjadi pada 21 atau 22 Desember di belahan bumi utara dan 21 Juni di belahan bumi selatan. Sementara itu, dua kali setahun, tepat di antara puncak musim panas dan puncak musim dingin, mengalami saat titik balik musim gugur dan musim semi. Di seluruh dunia, sekitar 21 Maret dan 23 September, jumlah siang dan malam sama banyaknya.

Cara Membuat Kincir Angin Dari Kertas Manila atau Kertas Asturo

Langsung saja dibawah ini akan saya tunjukan cara membuat kincir angin dari kertas Manila atau kertas Asturo, biasanya tugas ini diberikan oleh guru kelas 3 SD, selamat mencoba.
Bahan dan Alat yang digunakan untuk membuat Kincir Angin:
  • Kertas karton ukuran 15 cm × 15 cm
  • Gunting
  • Pensil
  • Penggaris
  • Paku payung atau Jarum Pentul
  • Batang kayu kecil yang panjangnya 25 cm

Langkah Kerja/cara membuatnya:
  • Gambarlah pada kertas karton dua garis menyilang dengan pensil. Pada bagian tengah dari pertemuan kedua garis silang, buatlah lubang kecil.
  • Potonglah kertas menurut garis bersilang yang telah kamu buat dengan gunting. Potonglah hingga setengahnya atau mendekati sumbu poros. Berhati-hatilah menggunakan gunting. Jangan sampai melukai tanganmu.
  • Tekuklah bagian yang telah digunting ke arah poros dan tusukkan paku payung di bagian porosnya.
  • Tusukkan paku payung atau Jarum Pentul pada sebatang kayu.
  • Sekarang kamu bisa menggerakan kincir hasil eksperimen mu dengan menggoyang-goyangkan atau taruh di tempat yang ada hembusan anginnya.

Copyright © Rangkuman Pengetahuan Alam Lengkap | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com