Tampilkan postingan dengan label Ikan Amfibi dan Reptil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ikan Amfibi dan Reptil. Tampilkan semua postingan

Pengertian Reptil

Reptil adalah hewan-hewan penghirup udara yang struktur tubuhnya merupakan gabungan dari ciri-ciri amfibia, burung dan mamalia. Reptil secara umum memiliki sisik dan membuahi telur-telurnya di dalam tubuh mereka. Reptil-reptil ini termasuk buaya, penyu dan kura-kura, ular dan kadal. Dahulu jumlah spesies reptil sebenarnya jauh lebih banyak lagi, seperti dinosaurus dan ptesaurus terbang.
Beberapa spesies reptil berkembang biak secara bertelur, dan yang lainny secara melahirkan.
Pada umumnya, bayi reptil yang dilahirkan secara langsung tidak memerlukan paerhatian induknya untuk hidup dan berkembang.
Penyu dan kura-kura adalah contoh dua jenis reptil yang memiliki tempurung. Mereka dapat menarik kepala, kaki dan ekor masuk ke dalam tempurung itu yang dapat berfungsi sebagai tameng pelindung tubuh dari hewan-hewan pemangsa.

Katak Di Musim Dingin

Bentuk Katak
Keluarga katak memiliki bentuk, warna dan ukuran yang sangat beragam.
Beberapa katak pohon kecil, yag hidup di wilayah AS, panjagnya tidak lebih dari satu inci. Katak tutul memiliki panjang sekitar dua sampai 4 inci, sementara katak banteng dapat mencaai anjag delapan inci dan memiliki kaki-kaki yang panjangnya mencapai sepuuh inci.
Di negara-negara belahan selatan, ketika musim dingin berlangsung, beberapa jenis katak menyelam di dalam kolam-kolam, mengubur diri mereka dalam kubangan lumpur dan tinggal disana sampai musim dingin berakhir. Kolam-kolam tidak akan membeku, bahkan ketika musim dingin benar-benar sangat dingin, sehingga katak -katak itu tidak turut membeku.

Katak Beracun

Meskipun tidak semua katak berbahaya tetapi beberapa jenis katak memiliki racun yang dapat digunakan untuk menyerang mangsa. Kodok-kodok tertentu memiliki sejenis racun yang akan dikeluarkan melalui kulit mereka apabila diserang. Anjing dan kucing biasanya mengaami efek racun ini, meskipun tidak terlalu membahayakan. Hal ininlah yang menyebabkan hewan-hewan itu selalu menjauhi amfibi jenis ini. Kodok tebu adalah sejenis kodok berbadan besar yag menghasilkan sejenis senyawa yang dapat mengakibatkan halusinasi jika sampai termakan. Kulit beberapa jenis katak dan kodok mengandung racun-racun yang sagat berbahaya bagi manusia.
Katak Panah
KAtak panah berasal dari Amerika Selatan adalah jenis katak yang sangat beracun. Warna kulit yang terang dari katak ini menandakan bahwa dirinya sangat berbahaya.

Metamorfosis Amfibi

Siklus Hidup Amfibi
Kebanyakan amfibi meletakkan telur mereka di dalam air. Telur-telur itu dilindungi oleh lapisan-lapisan jelly tebal yang dapat melindungi mereka dari pemangsa. Di dalam telur-telur inilah tumbuh berudu. Setelah telur yang ditempatinya menetas, berudu itu berenang keluar, dengan menggunakan ekornya yang panjang, dan bernafas melalui insang. Ketika berudu tumbuh menjadi kecebong, tumbuh pula kaki-kaki depan mereka untuk selanjutnya tumbuh kaki-kaki belakangnya. Kemudian paru-paru tumbuh, sehingga kecebong-kecebong itu dapat bernafas ketika menyembulkan kepalanya diatas permukaan air. Secara bertahap ekor mereka memendek sampai kecebong itu berubah bentuk seperti katak dewasa.
Katak Pohon
Katak-katak pohon hidup di hutan hujan Amerika Selatan dan menggunakan kolam-kolam air ditengah-tengah tetumbuhan tropis sebagai habitatnya. Meskipun katak-katak itu dapat berenang, mereka lebih banyak menghabiskan hidupnya di luar air, di atas daun-daun pepohonan dimana terdapt begitu banyak serangga untuk dimakan. Katak jenis ini memiliki jari-jari kaki yang lengket yag memungkinkan mereka untuk memanjat pohon.

Amfibi

Dari pandangan evolusi, amfibi adalah perpaduan antara ikan dan reptil. Para ahli telah menemukan 4.400 spesies amfibi. Katak, kodok, kadal air dan salamander termasuk dalam keluarga amfibi. Sebagian dari mereka hidup di dratan, tetapi kebayakan dari mereka hidup di air.
Katak dan salamander dapat bernafas melalui kulit lembab mereka, baik di dalam air maupun di daratan, tetapi kodok sangat bergatung pada paru-parunya dan tidak dapat bertahan lama di dalamair. 
Katak dan kotok memiliki bayak persamaan, tetapi katak memiliki kulit yang lebih kering dan kasar dan lebih sering merangkak dari pada meloncat seperti katak. Sebagian tlut kodok dihasilkan secara berantai, seperti kalung, daripada bertumpukan seperti telur katak.
Amfibi terbesar, salamander raksasa dari Cina, panjagnya dapat mencpai 6 kaki (1,8 meter)

Kuda Laut dan Cara Melahirkannya

Kuda laut adalah ikan kecil yag disebut demikian  karena kepalanya menyerupai kepala kuda. Kita terbiasa dengan kenyataan bahwa selalu mahluk betinalah yang melahirkan anak, tetapi berbeda dengan kuda laut. Kuda laut yang melahirkan adalah si jantan, bukan si betina Aneh ya!
Kuda laut betina ketika bertelur meletakkan telur-telurnya ke dalam kantung lebar dibawah ekor kuda laut jatan. Saat anak kuda laut telah menetas dn siap meninggalkan kantung, mulut kantung itu terbuka lebar. Pada prosesnya, kuda laut jantan berulang-ulang menekuk meluruskan badannya dengan terkejang-kejang sampai akhirnya anak kuda laut keluar. Setelah berhasil melahirkan satu anak, kuda laut jantan beristirahat, dan saat semua anaknya telah berhasil keluar, kuda laut jantan itu tampak sangat lelah.

Naluri Ikan Salmon

Ikan salmon memiliki naluri alami untuk kembali ke tempat dimana mereka menetas, untuk mengeluarkan telur-telur mereka. Tempat ini merupakan tempat aman diwilayah sungai yang tenang, dimana salmon-salmon muda dapat tumbuh. Salmon-salmon dewasa berhnti makan ketika mereka pertama kali mencapai perairan tawar, sehingga mereka secara perlahan-lahan menjadi semakin lemah.
Mereka seringkali berusaha mati-matian untuk mencapai tempat yang tepat untuk menebarkan telur-telur mereka. Salmon-salmon muda tetap berada disungai selama beberapa bulan, kemudian mereka melakukan perjalanan ke lautan. Selanjutnya salmon-salmon itu akan hidup selama kurang lebih empat tahun di lautan, dan setelah itu daur perkembangbiakan mereka akan terulang kembali.

Karakteristik Ikan

Beberpa ciri ikan yang bersifat umum antara lain: bergerak dengan sirip, berkembang biak dengan bertelur melalui pembuangan eksternal, kulit bersisik, dan mulut yag telah memiliki rahang.
Berdasarkan lingkungannya air tempat hidupnya, secara umum kita dapat membagi ikan-ikan menjadi ikan laut, ikan air tawar, dan ikan air payau.
Sebagian besar ikan hanya dapat bertahan hidup dalam lingkungan air tertentu saja. Misalnya, ikan mas yang biasa hidup dilingkungan air tawar tidak dapat hidup diair laut.
Meski demikian, beberapa jenis ikan, misalnya ikan salmon, dapat hidup baik di lingkungan air laut maupun air tawar.
Susunan Ikan
Sebagian besar tubuh ikan tersusun atas otot-otot yang kuat dan organ-organ dalamnya terkumpul pada daerah kecil dalam tubuhnya. Sirip ikan berfungsi sebagai pendorong dan penyeimbag di dalam air.

Bentuk dan Fungsi Insang Pada Ikan

Ikan dapat bernafas di dalam air karena merekam memiliki organ khusus bernama insang. Insang-insang yang ikan miliki berbentuk potongan daging seperti serbet dan terletak pada kedua sisi kepala ikan. Insang-insang ini mengandung pembuluh darah-pembuluh darah kecildi dlamnya. Air masuk ke dalam mulut ikan dan mengalir ke dalam insang. Filamen-filamen pada insang menarik masuk oksigen (denga cara menyerapnya) dari air untuk kemudian diserap oleh darah ikan.
Dengan cara inilah insang-insang itu berfungsi layaknya paru-paru pada hwan lainnya. Jika air telah terkontaminasi, maka ikan akan mencari  oksigen dari sumber lain. Misalnya dengan cara berenang ke permukaan air, memunculkan kepalanya ke permukaan air dan menghirup oksigen langsung dari udara. Dengan demikian insang-insang ikan dapat memperoleh oksigen baik oksigen yng dikandung oleh air maupun dari udara langsung.
Ikan dapat mengendus bebauan, namun mereka tidak menggunakan insang mereka untuk melakukannya. Mereka memiliki sepasaang lubang kecil pada kepala mereka yang berfungsi sebagai organ-organ penciuman. Indra penciuman ikan lebih baik dibandingkan hewan lain. Hiu misalnya, bergantung pada indra penciuman merek yang tajam untuk memburu dan menangkap mangsanya.

Jenis-jenis Ikan Berdasarkan Tulangnya

Ikan, seperti semua mahluk yang hidup ribuan tahun yag lalu, mengalami banyak perubahan pada perkembangannya. Ada berbagai jenis ikan yang hidup di lautan sebelum manusia benar-benar hidup dibumi.
Di dunia sekarang ini terdapat berbagai spesies ikan yang jumlahnya lebih banyak dari spesies hewan bertulang belakang lainnya.
Tercatat sekitar empat puluh ribu jenis ikan yang berbeda hidup diberbagai tempat mulai dari sungai-sungai dan kolam-kolam dipegunungan sampai ke kedalaman samudra.
Secara umum ikan dibagi menjadi 3 jenis, ikan bertulang rawan seperti hiu dan ikan pari. Jens yang kedua ikan bertulang, yang memiliki keeragka tulang lengkap dan ditutupi oleh sisik-sisik. Ikan dari jenis ini paling banyak kita temui dan jumlahnya mencapai 90 persen dari keseluruhan ikan di dunia. Jenis ikan terakhir adalah ikan berparu-paru.
Jenis ikan ini istimewa karena memiliki dua alat pernafasan, yaitu ingsang dan paru-paru.
Ikan Salmon.
Ikan salmon berkembang biak di perairan yang jernih meskipun mereka lebih banyak menghabiskan hidupnya disungai-sungai dn lautan. Untuk berkembang biak mereka selalu kembali ke tempat dimana mereka ditetaskan. Salmon bahkan dapat melompati air terjun untuk mencapai temapt bertelur mereka.
Sumber: Buku Set Sains, Environment, Technology & Society Page: 132

Copyright © Rangkuman Pengetahuan Alam Lengkap | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com