Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan

Bagaimana Proses Terjadinya Gerhana Matahari?

Selamat pagi, siang, sore malam, teman-teman. lama sekali saya ini tidak update artikel mengenai materi pelajaran IPA atau Sain ya. Alhamdulilah pada kesempatan kali ini saya bisa update terkait dengan materi pelajaran IPA atau SAINS. Kali ini saya akan menyampaikan materi tentang Gerhana Matahari.

Gerhana matahari merupakan peristiwa jatuhnya bayang-bayang bulan ke permukaan bumi akibat terhalangnya sinar matahari menuju bumi oleh bulan. Gerhana matahari ini  ini terjadi jika matahari-bulan-bumi berada dalam satu garis lurus serta bulan terletak di sekitar titik potong antara bidang edar bulan mengelilingi bumi dan bidang edar bumi mengelilingi matahari. Gerhana matahari yang terjadi dapat berupa gerhana matahari cincin (GMC), gerhana matahari sebagian, dan gerhana matahari total (GMT). Penampakan gerhana yang berubah-ubah antara GMC atau GMT terjadi akibat perubahan ukuran piringan bulan dan matahari dari bumi. Perubahan ukuran piringan bulan dan matahari itu terjadi akibat lintasan bumi mengelilingi matahari dan lintasan bulan mengelilingi bumi yang sama-sama berbentuk elips. Lintasan elips pulalah yang membuat jarak matahari-bumi dan jarak bulan-bumi berubah secara periodik.

Pada saat jarak matahari-bumi (aphelion) mencapai maksimum sejauh 152,1 juta kilometer, radius piringan matahari berukuran 944 detik busur (1 detik busur = 1/3.600 derajat). Adapun pada jarak terdekat bumi-matahari (perihelion) sejauh 147,1 juta km, radius piringan matahari mencapai 976 detik busur.

Sementara itu, jarak bulan-bumi pada titik terjauhnya (apogee) pada jarak 405.500 km memiliki radius piringan bulan sebesar 882 detik busur. Adapun pada titik terdekatnya antara bulan-bumi sejauh 363.300 km, radius piringan bulan mencapai 1.006 detik busur.

Bayang-bayang bulan yang jatuh ke permukaan bumi memiliki dua bagian, yaitu bayangan inti (umbra) dan bayangan tambahan (penumbra). Penduduk bumi yang dilintasi wilayah umbra tidak akan melihat matahari karena seluruh sumber cahayanya ditutupi bulan. Adapun jika berada di daerah yang dilalui penumbra, mereka masih dapat melihat sebagian sinar matahari.

Dalam GMC, ujung umbra atau bayang-bayang bulan tidak mencapai permukaan bumi. Hanya perpanjangan umbra (antumbra atau antiumbra) saja yang sampai ke bumi. Daerah yang dilalui antumbra itulah yang akan melihat matahari seperti cincin bercahaya di langit.

Source: https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/sumberbelajar/tampil/Pengaruh-Gerhana-Matahari-31/konten3.html


Cara Membuat Pelangi Cair (rainbow eruption) / Erupsi Pelangi

Salah satu peristiwa alam yang kita kenal yaitu pelangi. Semua mengenal pelangi. Keberadaan pelangi ini yang berwarna-warni dan indah saling berjajar melengkung di langit ini akan tampak hiasan alam yang menghiasi  bumi ini. 
Pelangi adalah perpaduan warna-warni indah yang kelihatan sebagai bayangan. Warna-warna yang bisa kita tersusun di dalam pelangi itu ada tujuh macam warna, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu. Warna-warna pelangi tersebut disngkat dengan istilah "Mejikuhibiniu"
Berikut ini adalah bahan-bahan dan alat-alat yang diperlukan untuk membuat letupan air berwarna-warni seperti pelangi:
  • baking soda
  • pewarna maknan (food coloring)
  • lima buah gelas
  • cuka
Langkah-langkahnya adalah:
  • Masukan baking soda ke dalam gelas
  • Masukan pewarna makanan ke dalam gelas-gelas tersebut, gelasnya lima jadi pewarnanya ada lima macam
  • Lalu tuangkan cuka ke dalam gelas-gelas tersebut. 
  • Amatilah apa yang terjadi. 
  • Erupsi air pasti bereaksi, hal ini akan menyenangkan anak-anak dalam hal uji coba sains. 
  • Selamat mencoba.

Sejarah terbentuknya tata surya

Sejarah terbentuknya tata surya - Sebelum kita melangkah lebih jauh tentang sejarah terbentuknya tata surya, terlebih dahulu kita perlu tahu apa itu tata surya? 
Tata surya adalah sekumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terkait oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kredil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.

Terbentuknya tata surya
Ada sekian banyak teori yang dicetuskan oleh para ahli, namun disini akan berbagi beberapa teori yang paling dipercaya dunia internasional:
  1. Teori Nabule (Teori Kabut) oleh Immanuel Kant (1749-1827) dan Piere Simon de Lapiace (1796).
    Matahari dan planet berasal dari sebuah kabut pijar yang berpilin di dalam jagat raya, karena pilinannya berupa kabut yang membentuk bulat seperti bola yang besar, makin mengecil bola itu makin cepat putarannya. Akibatnya bentuk bola itu memepat pada kutubnya dan melebar dibagian equatornya bahkan sebagian massa dari kabut gas pada menjauh dari gumpalan intinya dan mebentuk gelang-gelang disekeliling bagian utama kabut itu, gelang-gelang tersebut kemudian membentuk gumpalan pada, nah inilah yang disebut planet-planet dan satelitnya. Sedangkan bagian tengah yang berpijar tetap terbentuk gas pijar yang kita lihat sekarang sebagai matahari.
    Teori ini telah terpercaya umat manusia selama kira-kira 100 tahun, tetapi sekarang telah banyak ditinggalkan karena 2 alasan dibawah ini:
    1. Tidak mampu memberikan jawaban-jawaban kepada banyak hal atau masalah di dalam tata surya kita.
    2. Karena munculnya banyak teori yang lebih memuaskan.
  2. Teori Planetesimal oleh ahli Geologi Thomas C.Chamberlin (1843-1928) dan seorang astronom Forest R.Moulton (1872-1952)
    Tata surya kita terbentuk akibat adanya bintang lain yang lewat cukup dekat dengan matahari, pada masa awal pembentukan Matahari.
    Kedekatan tersebut, menyebabkan terjadinya tonjolan pada permukaan matahari, dan bersama proses internal matahari, menarik materi berulang kali dari matahari. Efek grafitasi bintang mengakibatkan terbentuknya dua lengan spiral yang memanjang dari matahari.

    Sementara sebagian besar materi tertarik kembali, sebagian lain akan tetap diorbit,  mendingin dan memadat dan menjadi benda-benda berukuran kecil yang mereka sebut palnetisimal dan beberapa yang besar disebut protoplanet. Objek-objek tersebut bertabrakan dari waktu ke waktu dan membentuk planet dan bulan sementara sisa materi lainnya menjadi komet dan asteroid.
Sumber : Buku Sukses Bimbel Bimbingan Belajar Hal.74 - Gibran Maulana. Karya Gemilang Utama Surabaya

Benda-benda yang dapat kita lihat pada langit malam


Jika langki pada malam hari terang benderang, biasanya akan terlihat dengan jelas berbagai benda-benda yang ada dilangit, walaupun bentuknya real tidak jelas. Dibawah ini adalah jenis-jenis benda yang dapat kita lihat di atas langit pada malam hari. Berbeda jika waktu mendung, jika mendung hal tersebut tidak bisa kita lihat karena tertutup oleh awan mendung.

  • Bintang
    Bagi masyarakat pada jaman dahulu yang melihat langit ribuan tahun lalu, atau bahkan masyarakat modern yang baru melihat langit malam dengan mata tanpa alat, titik-titik terang di langit itu disebut bintang.

    Bagi pengamat jaman dahulu, bintang adalah titik terang di langit malam yang tampak mengitari Bumi secara perlahan. Bintang yang bisa dilihat dengan mata telanjang bisa mencapai ratusan atau bahkan 2000 bintang, jika langit sangat gelap. Untuk yang tinggal di kota, bintang yang bisa dilihat juga semakin sedikit. Tidak semua bintang bisa dilihat dengan mata. Jika bintangnya lebih redup maka hanya bisa dilihat dengan bantuan teleskop.

    Untuk membedakan, bintang tampak berkelip di langit malam. Walaupun bintang itu sangat besar, akan tetapi jaraknya sangat jauh. Oleh karena itu, ketika melewati atmosfer Bumi, efek dari atmosfer membelokkan cahaya dan bisa menyebabkan bintang tampak berkelap kelip di langit.
  • Rasi Bintang
    Untuk mengenali bintang yang sama di langit keesokan harinya, para pengamat langit jaman dahulu punya cara efektif. Mereka membayangkan kalau ada garis yang menghubungkan beberapa bintang maka bisa tampak seperti bentuk benda, hewan, atau dewa dalam bayangan para pengamat. Nah kumpulan bintang ini yang dikenal sebagai rasi bintang. Garis itu bukan garis yang nyata. Hanya garis khayal.

    Pada umumnya, bintang-bintang yang dihubungkan dengan garis khayal adalah bintang-bintang terang yang tampak berdekatan di langit. Kenyataannya jarak antara bintang-bintang itu sangat jauh. Setiap rasi bintang punya nama sendiri. Contohnya ada rasi Orion yang menggambarkan seorang Pemburu. Atau ada rasi Crux yang dikenal sebagai rasi Salib Selatan.

    Nama-nama dan bentuk konstelasi atau rasi bintang memang pada umumnya dari legenda Yunani. Tapi, setiap negara mempunyai khayalan yang berbeda untuk rasi bintang. Misalnya, di Indonesia, rasi Orion itu bukan berbentuk Pemburu tapi Bajak yang digunakan untuk membajak sawah. Dan rasi Crux bukan berbentuk Salib melainkan layang-layang.

    Tak cuma itu, rasi bintang ini biasanya dihubungkan dengan cerita legenda setempat sesuai dengan bentuknya. Cerita-cerita ini juga seringkali terkait dengan kepercayaan dari masyarakat setempat. Rasi bintang juga digunakan oleh para petani untuk menentukan musim menanam dan menuai. Sedangkan untuk para nelayan, rasi bintang digunakan untuk mengetahui kapan mereka harus melaut. Bagi para pelaut, rasi bintang digunakan untuk menentukan arah.
    Ada 88 rasi bintang yang secara resmi dikenal di langit malam.
  • Planet
    Ketika melihat langit malam, selain bintang, ada juga bintang yang posisinya berubah setiap hari dibanding bintang-bintang lainnya. Bintang ini dikenal sebagai bintang pengembara. Ternyata, benda terang yang bergerak ini bukan bintang melainkan planet. Planet-planet ini cukup terang sehingga bisa dilihat seperti bintang.

    Tapi ada bedanya. Jika diperhatikan, bintang itu berkelap kelip sedangkan planet tidak. Ini karena jarak planet jauh lebih dekat sehingga meskipun planet jauh lebih kecil dari bintang, jika dilihat dengan teleskop, bentuknya seperti piring super kecil bukan titik. Jadi ketika cahaya dari planet melewati atmosfer, tidak tampak pengaruh yang membuat planet berkelap kelip.
  • Bulan
    Benda yang satu ini selalu mudah dikenali. Benda bulat yang bersinar terang di malam hari ini adalah Bulan. Piringan lingkaran Bulan ukurannya 29 – 33 menit busur atau setara dengan besar ibu jari tangan kanan.
    Bulan adalah satelit yang mengelilingi Bumi. Akibat dari Bulan bergerak mengelilingi Bumi, wajah Bulan yang menerima sinar Matahari jadi berubah-ubah sehingga kita bisa melihat Bulan yang bersinar penuh (Bulan Purnama), atau Bulan Sabit (yang tidak semua permukaannya menerima sinar matahari). Dalam sebulan, pasti ada saat ketika Bulan tidak tampak di langit malam sehingga kita bisa melihat lebih banyak bintang.

    Pada saat Bulan menghilang dari langit malam, sebenarnya Bulan justru muncul di siang hari. tapi kita sulit untuk melihat Bulan karena cahaya Matahari sangat terang. Tapi kadang kita masih bisa melihat Bulan di pagi hari atau sore hari.
  • Meteor dan Hujan Meteor
    Di malam hari tampak juga titik-titik terang yang melesat cepat di langit. Mirip seperti bintang yang sedang berjatuhan. Fenomena yang dikenal sebagai bintang jatuh ini bukan bintang yang jatuh dari langit. Bintang jatuh itu adalah meteor, pecahan kecil asteroid dan debu komet yang memasuki atmosfer Bumi dan terbakar sehingga terbentuk seleret cahaya. Benda ini bergerak sangat cepat sehingga kita hanya melihatnya seperti lintasan cahaya yang melintas di langit.
    Ada meteor yang jatuh sampai ke Bumi tapi sebagian besar hanya melintas di langit.

    Setiap tahun, penduduk Bumi bisa menyaksikan peristiwa hujan meteor ketika Bumi melewati kumpulan debu di angkasa. Disebut hujan meteor, karena dalam satu jam ada puluhan sampai ratusan meteor yang melintas.
  • Komet
    Ada saatnya tampak bintang bergerak di langit dan memiliki ekor atau rambut yang panjang. Benda ini juga bukan bintang melainkan komet, sebuah benda es yang datang dari tempat dingin dan mendekati Matahari. Karena dekat Matahari maka esnya pun menjadi gas yang tampak seperti ekor.
  • Galaksi Bima Sakti
    Jika langit sangat gelap, ada pita kabut yang dipenuhi bintang. Pita ini dikenal sebagai Jalur Susu atau Milky Way. Tapi untuk orang Indonesia, pita jutaan bintang ini dikenal sebagai Bima Sakti. Kabut bintang-bintang ini adalah galaksi yang jadi rumah untuk bintang termasuk Matahari.
  • Yang Tak Bisa Dibedakan Mata
    Di langit malam, ada asteroid, galaksi, juga satelit yang tidak mudah dibedakan oleh mata tanpa menggunakan alat seperti teleskop. Asteroid adalah pecahan-pecahan batuan yang harusnya bergabung membentuk planet. Benda-benda ini banyak tersebar di dekat Bumi.
    Ada juga galaksi. Ini adalah kumpulan miliaran bintang yang juga berkumpul seperti di Bima Sakti. Tiap galaksi punya bentuk dan nama yang juga berbeda-beda. Selain itu, ada juga nebula, ini adalah awan raksasa yang di dalamnya bintang-bintang lahir.

    Satelit alam seperti Bulan tapi mengitari planet lain seperti pada Jupiter juga bisa dilihat dengan teleskop. Tak hanya itu, satelit buatan yang kadang melintas di langit juga bisa dilihat seperti Stasiun Antariksa Internasional.
    Planet seperti Uranus dan Neptunus juga sangat redup sehingga hanya bisa dilihat lewat teleskop.

Itulah benda-benda langit yang dapat kita lihat secara langsung di malam hari. Jika hanya sedikit yang bisa dilihat, itu artinya area tempat tinggal sudah dicemari polusi cahaya dari lampu kota.

Pengawet yang Paling Aman Digunakan

Makanan seperti daging, ikan, telur, sayur maupun buah-buahan tidak dapat bertahan pada suhu kamar. Masa simpan makanan tersebut dapat diperpanjang jika disimpan dalam suhu rendah, dikeringkan atau diberi bahan tambahan makanan. Bahan  tambahan makanan yang dapat memperpanjang masa simpan dari makanan dinamakan dengan pengawet.  Jenis Pengawet itu ada dua, yakni pengawet alami dan pengawet buatan. 
Pengawet Alami
Pengawet yang paling aman digunakan adalah pengawet alamiah seperti gula,, garam dapur, dan asam jawa. Asam benzoat secara alami terdapat dalam rempah-rempah seperti cengkih dan kayu manis yang digunakan sebagai pengawet minuman buah, sari apel, acar, dan sambal tomat.
Pengawet Buatan
Pengawet buatan bersifat antimikroba (menghambat pertumbuhan mikroba). Pengawet ini ada berbagai macam, antara lain benzoat, propianat, sulfit, garam nitrit, sorbat dan asam asetat.
Pada saat ini masih ditemukan produsen yang menggunakan pengawet makanan yang dilarang oleh pemerintah. Pengawet yang dilarang pemerintah akan tetapi masih digunakan oleh banyak orang adalah Boraks dan Formalin.
Mengapa produsen makanan memilih boraks dan formalin untuk mengawetkan makanan? 

Pengaruh Angin Yang Merugikan

Berikut ini beberapa pengaruh angin yang sangat merugikan bagi manusia:
  1. Angin yang sangat kencang dan terus menerus  dan dapat mengikis permukaan tanah. Pengikisan tanah oleh angin disebut korasi atau deflasi. Erosi oleh angin  banyak terjadi di daerah gurun atau daerah kering.
  2. Angin yang sangat kencang dapat menumbangkan bangunan dan pepohonan sehingga dapat menimbulkan  korban. Berikut adalah beberapa istilah angin kencang dan merusak yang bertiup di dejumlah daerah di Indonesia.
    1. Angin bahorok sering merusak tanaman tembakau di Deli , Sumatra Utara.
    2. Angin kumbang bertiup di Tegal dan Cirebon.
    3. Angin gending bertiup di Pasuruan dan Probolinggo.
    4. Angin brubu bertiup di Makasar.
  3. Badai adalah angin yang sangat kencang dengan diameter pusaran mencapai ratusan kilometer. Badai hanya terbentuk dalam kondisi sangat hangat dan lembap, biasanya diatas laut kawasan tropis dekat khatulistiwa.
  4. Tornado jauh  kecil dari pada badai, namun bisa jadi lebih berbahaya. Tornado terbentuk selama badai petir yang dahsyat berlangsung, ketika udara panas yang bergerak cepat keatas bertemu dengan udara dingin yang bergerak ke bawah. Badai bisa berlangsung selama 10 hari, namnun kebanyakan tornado hanya berlangsung beberapa menit. Tornado melemah dan menghilang saat udara di dalamnya mendingin dan tekanan menjadi seimbang.

Dampak Pengabilan Sumber Daya Alam Tanpa Pelestarian

Pengambilan sumber daya alam yang tidak disertai usaha pelestarian akan berdampak buruk bagi mahluk hidup dan lingkungan sekitar.
Contoh tindakan pengambilan sumber daya alam tanpa pelestarian adalah sebagai berikut :

  1. Menangkap hasil laut dengan pukat harimau, bahan kimia, atau bahan peledak
  2. Penebangan hutan secara liar
  3. Membakar hutan untuk membuka lahan
  4. Melakukan penggalian tambang secara ilegal.
Agar tidak berdampak buruk bagi mahluk hidup dan lingkungan sekitar, maka kita harus melakukan tindakan pengambilan sumber daya alam dengan pelestarian. 
Contohnya adalah sebagai berikut :
  • Menebang pohon dengan sistem tebang pilih. menebang yang sudah tua dan menanam kembali bibitnya.
  • Tidak menangkap ikan yang masih kecil.
  • Melakukan study amdal (analisis dampak lingkungan)
  • Membangun pabrik dengan memperhatikan limbanh pembuangannya.
  • Mengolah sampah dan mendaur ulang sampah menjadi bahan yang bisa dipakai kembali. 

Pengertian Pesawat Sederhana

Understanding simple aircraft. Apa sih Pengertian Pesawat Sederhana itu? Pesawat sederhana adalah alat mekanik yang dapat mengubah arah atau besaran dari suatu gaya. Secara umum, alat-alat ini bisa disebut sebagai mekanisme paling sederhana yang memanfaatkan keuntungan mekanik untuk menggandakan gaya.
1. Tuas/Pengungkit Pengungkit adalah alat untuk mengangkat atau mengungkit benda. Pengungkit bisa berupa sebilah kayu, bambu, atau logam yang diberi gaya pada salah satu sisinya. Gaya yang diberikan pengungkit disebut kuasa. Tuas/pengungkit berfungsi untuk mengungkit, mencabut atau mengangkat benda yang berat. Perhatikan gambar berikut !

Keterangan : 
A = titik kuasa
T = titik tumpu
B = titik beban
F = gaya kuasa (N)
w = gaya beban (N)
lk = lengan kuasa (m)

lb = lengan beban (m)
Pada pengungkit terdapat bagian-bagian yang diuraikan sebagai berikut.
1. Titik kuasa yaitu daerah atau tempat kita memberikan gaya.
2. Titik tumpu yaitu tempat alat bertumpu.
3. Titik beban, yaitu titik tempat dimana beban berada.
4. Gaya kuasa yaitu gaya yang diberikan ketika mengangkat benda.
5. Gaya beban yaitu beban yang akan diangkat. Satuannya Newton.
6. Lengan kuasa yaitu jarak antara titik tumpu dengan kuasa.

7. Lengan beban yaitu jarak titik tumpu dengan beban.

Prinsip Kerja Tuas
Ketika kita akan mengangkat benda dengan menggunakan tuas, maka kita harus meletakkan benda di salah satu ujung pengungkit (tuas) kemudian memasang batu atau benda apa saja sebagai penumpu dekat dengan benda. Selanjutnya tangan kita memegang ujung batang pengungkit dan menekan batang pengungkit tersebut secara perlahan-lahan sampai benda dapat diangkat atau bergeser.

Berdasarkan letak titik tumpu, beban, dan kuasanya, pengungkit dibagi menjadi 3 jenis yaitu :
a. Tuas Jenis pertama

Yaitu tuas yang kedudukan titik tumpunya terletak diantara titik beban dan titik kuasa.
Peralatan yang termasuk tuas jenis pertama adalah pemotong kuku, tang, gunting, linggis, dan jungkat-jungkit.
b. Tuas Jenis kedua
Yaitu tuas yang kedudukan titik bebannya terletak diantara titik tumpu dan titik kuasa.

Peralatan yang termasuk tuas jenis kedua ini di antaranya adalah gerobak beroda satu, alat pemotong kertas,  alat pemecah kemiri, dan pembuka tutup botol.
c. Tuas Jenis ketiga
Yaitu tuas yang kedudukan titik kuasanya berada diantara titik beban dan titik tumpu.
Peralatan yang termasuk tuas jenis ketiga yaitu sekop, penjepit roti, stappler, dan pinset.
2. Bidang Miring
Bidang miring merupakan salah satu jenis pesawat sederhana yang digunakan untuk memindahkan benda dengan lintasan yang miring. Semua alat yang mempunyai bidang miring atau bekerja dengan prinsip kemiringan dikategorikan sebagai bidang miring. Dengan menggunakan bidang miring beban yang berat dapat dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi dengan lebih mudah. Artinya gaya yang kita keluarkan menjadi lebih kecil bila dibandingkan tidak menggunakan bidang miring. Semakin landai bidang miring semakin ringan gaya yang harus kita keluarkan.

Prinsip kerja bidang miring juga dapat ditemukan pada beberapa perkakas contohnya kapak, pisau, obeng, sekrup. Berbeda dengan bidang miring lainnya, pada perkakas yang bergerak adalah alatnya. Kapak digunakan untuk membelah atau memotong kayu. Pisau digunakan untuk memotong. Obeng digunakan untuk mengencangkan atau mengendurkan baut. Sekrup juga merupakan salah satu alat yang menggunakan prinsip bidang miring. Apabila sekrup diputar atau diulir maka sekrup tersebut dapat bergerak maju mundur. 

Contoh bidang miring yang lain bisa kita temukan pada jalan di pegunungan. Jalan yang berkelok-kelok menuju pegunungan memanfaatkan cara kerja bidang miring. Dengan dibuat berkelok-kelok pengendara kendaraan bermotor lebih mudah melewati jalan yang menanjak. Bidang miring memiliki keuntungan, yaitu kita dapat memindahkan benda ke tempat yang lebih tinggi dengan gaya yang lebih kecil. Namun demikian, bidang miring juga memiliki kelemahan, yaitu jarak yang di tempuh menjadi lebih jauh dan memerlukan waktu yang lebih lama.

Keuntungan Mekanik Bidang Miring
Dengan menggunakan bidang miring beban kerja terasa lebih ringan, berarti kita memperoleh keuntungan. Keuntungan yang diperoleh jika menggunakan bidang miring disebut keuntungan mekanik bidang miring. Besarnya keuntungan mekanik dinyatakan sebagai perbandingan antara berat beban yang akan diangkat dengan besar gaya kuasa yang diperlukan.

3. Katrol
Katrol merupakan roda yang berputar pada sebuah poros yang diberi tali atau rantai pada bagian sisinya. Katrol berguna untuk mengangkat benda atau menarik suatu beban. Pada prinsipnya, katrol merupakan  pengungkit karena memiliki titik tumpu, kuasa, dan beban. Katrol digolongkan menjadi empat, yaitu katrol tetap, katrol bebas, dan katrol ganda (takal), dan blok katrol.
a. Katrol tetap 
Katrol tetap merupakan katrol yang posisinya tidak berubah pada saat digunakan dan cara menariknya dari bawah.
Keuntungan mekanik
1. Gaya tarik benda sama besar dengan gaya berat benda.
2. Dapat mengubah arah gaya ke bawah atau samping untuk mengangkat benda.
3. Arah kuasa (gaya) searah dengan gaya berat benda.
Contoh peralatan yang menggunakan katrol tetap adalah tiang bendera, kerekan timba sumur , dan kerekan sangkar burung.

b. Katrol bebas
Katrol bebas yaitu katrol yang posisinya selalu berubah dan tidak dipasang pada tempat tertentu. Katrol jenis ini biasanya ditempatkan di atas tali yang kedudukannya dapat berubah. Salah satu ujung tali diikat pada tempat tertentu. Jika ujung yang lainnya ditarik maka katrol akan bergerak. 
Keuntungan mekanik
Pada katrol bebas, panjang lengan kuasa sama dengan dua kali panjang lengan beban sehingga keuntungan mekanik pada katrol tetap adalah gaya yang diperlukan untuk menarik benda lebih kecil dibandingkan dengan menggunakan katrol tetap. 
Katrol jenis ini sering digunakan tukang bangunan untuk mengangkat barang-barang pada bagunan bertingkat tinggi.

c. Katrol ganda /takal
Katrol ganda merupakan perpaduan dari katrol tetap dan katrol bebas. Kedua katrol ini dihubungkan dengan tali. Pada katrol ganda, beban dikaitkan pada katrol bebas. Salah satu ujung tali dikaitkan pada penampang katrol tetap. Jika ujung tali yang lainnya ditarik maka beban akan terangkat serta bergeraknya ke atas.
Keuntungan mekanik
Menggunakan katrol ganda memerlukan gaya yang lebih kecil dibandingkan dengan katrol bebas dan katrol tetap. Namun katrol ganda bergantung pada banyaknya tali yang dipergunakan untuk mengangkat beban. 

d. Blok katrol
Blok katrol adalah gabungan dari beberapa katrol yang dipasang secara berdampingan. Dengan blok katrol ini gaya yang kita keluarkan untuk memindahkan beban semakin kecil. Makin banyak roda blok katrol, makin kecil gaya yang dibutuhkan untuk pemindahan beban. Blok katrol biasanya dipergunakan pada mesin-mesin penggerak. Dalam keseharian, blok katrol sering digunakan untuk mengangkat benda berat, misalnya peti kemas di pelabuhan.

4. Roda Berporos/roda bergandar
Roda berporos merupakan roda yang di dihubungkan dengan sebuah poros yang dapat berputar bersama-sama. Kegunaaan roda berporos yaitu untuk menggeser benda agar lebih ringan dan memperkecil gaya gesek. Roda berporos merupakan salah satu jenis pesawat sederhana yang banyak ditemukan pada alat-alat seperti setir mobil, setir kapal, roda sepeda, roda kendaraan bermotor, dan gerinda.












Indra Pendengar (Telinga)

Indra Pendengar (Telinga) - Telinga sebagai indra pendengar peka terhadap  rangsang bunyi. Pada telinga juga terdapat alat keseimbangan tubuh.
a.bagian-bagian telinga
Telinga  Manusiaterdiri atas tiga bagian:
  • Telinga luar, berfungsi untuk menangkap suara. Pada bagian ini terdapat daun telinga, lubang telinga, kelenjar minyak dan selaput gendang.
  • Telinga tengah, berfungsi untuk menghantarkan bunyi. bagian ini terdiri dari selaput pendengaran (gendang telinga), tulang-tulang pendengaran (tulang martil, landasan, sanggurdi), dan saluran eustachius.
  • Telinga dalam terdiri dari tiga saluran setengah lingkaran sebagai alat kesimbangan tubuh.

Cara Kerja Telinga
  • Telinga bagian luar menangkap getaran bunyi dan menyalurkannya ke telinga tengah.
  • Gelombang bunyi kemudian menggetarkan gendang telinga. Getaran itu selanjutnya diteruskan ke rumah siput.
  • Selanjutnya saraf-saraf pendengaran mengirimkan pesan ke otak. Otak akan mengelola pesan tersebut sehingga kita mendengar bunyi atau suara.
Gangguan pada telinga
Gangguan dan penyakit yang menyerang  telinga diuraikan sebagai berikut :
  • Tuli atau tidak dapat mendengar. Tuli dapat dialami sejak lahir dan dapat juga terjadi setelah dewasa. Tuli sejak lahir mengakibatkan orang tidak dapat berbicara. Orang tuli total menggunakan bahasa isyarat untuk berkomunikasi. Dengan latihan keras, mereka juga dapat berbicara, walaupun tidak dapat mendengar. Orang sehat dapat menjadi tuli jika mengalami kerusakan gendang telinga dan saraf-saraf pendengaran. Pada umumnya, tuli tidak dapat disembuhkan. Akan tetapi, penderita tuli yang tidak parah dapat dibantu dengan menggunakan alat bantu dengar (hearing aid).
  • Congek adalah keluarnya cairan berbau busuk dari telinga akibat terjadi radang pada telinga bagian dalam. Dengan pengobatan intensif, penyakit ini dapat disembuhkan.
  • Bisul atau luka dapat terjadi di dalam telinga akibat infeksi. Kebiasan buruk mengorek telinga menggunakan jari atau korek api dapat melukai telinga. Bisul dalam telinga mengakibatkan rasa nyeri (sakit) yang luar biasa.

Sistem Satuan Internasional

SISTEM SATUAN INTERNASIONAL
Sistem Satuan Internasional (nama aslinya dalam Bahasa Perancis System International d'Unites atau SI) adalah sistem satuan  atau besaran yang paling umum digunakan. Awalnya sistem ini merupakan sistem MKS, yaitu panjang (meter), massa (kilogram), dan waktu (detik atau sekon). Sistem SI secara resmi dugunakan disemua negara didunia kecuali Amerika Serikat (yang menggunakan  Sistem Imperial), Liberia, Myanmar. Dalam satuan SI terdapat 7 satuan dasar atau pokok dan 2 satuan tanpa dimensi.

1.Satuan Pokok
Tujuh satuan dasar atau pokok SI adalah sebagai berikut:
- Nama besaran Panjang nama unitnya Meter lambangnya (m) simbol besaran (l)
- Nama besaran Massa nama unit Kilogram lambang (kg) simbol besaran (m)
- Nama besaran Waktu nama unit Sekon lambang (s), simbol besaran (t)
- Nama besaran Suhu nama unit Kelvin lambang unit (K), simbol besaran (T)
- Nama besaran Arus listrik, Nama Unit Ampere, lambang unit (A), simbol besaran (i)
- Nama besaran Intensitas Cahaya, nama unit Kandela, lambnag unit (cd) simbol besaran (j)
- Nama besaran Jumlah molekul, nama unit Mol, lambang unit (mol), Simbol besaran (n).
Dua satuan SI tanpa dimensi adalah Radian (rad) dan Steradian.

2.Satuan Turunan
Satuan turunan adalah satuan yang di turunkan dari satuan pokok. Berikut adalah beberapa contoh satuan turunan:
a.Satuan gaya : Newton (kg m/s2)
b. Satuan kecepatan : m/s
c. Satuan percepatan : m/s2
d. Satuan Luas : m2
e. Satuan Volume : m3
f. Satuan energi : Joule
g. Satuan tegangan Listrik (beda potensial) : volt
h. Satuan daya : Walt

Istilah-istilah dalam Pengukuran

ISTILAH-ISTILAH ALAT PENGUKURAN
  1. Altimeter adalah alat untukmengukur ketinggian suatu tempat dari permukaan air laut.
  2. Amperameter adalah alat yang digunakan untuk mngukur arus listrik.
  3. Anemometer adalah perangkat yang digunakan untuk mngukur kecepatan angin.
  4. Barometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur tekanan udara.
  5. Dinamometer adalah alat untuk mengukur tenaga mesin, terutama daya atau kecepatan putarannya.
  6. Galvanometer adalah alat untuk mengetahui ada tidaknya arus listrik atau alat untuk mengukur (menentukan) arah dan besarnya kekuatan arus listrik dalam suatu konduktor.
  7. Hidrometer adalah alat yang digunakan berat jenis air.
  8. Higrometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur tingkat kelembapan udara di suatu tempat.
  9. Kalorimeter adalah alat yang digunakan untuk menukur jumlah kalor yang dibutuhkan atau dikeluarkan dalam suatu proses atau benda.
  10. Manometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur perbedaan tekanan atmosfer di dua titik yang berlawanan.
  11. Multimeter (AVO Meter) adalah alat/perkakas ukur yang digunakan untuk mengukur arus listrik (Ampere), tegangan listrik (Volt), dan Hambatan Listrik (Ohm).
  12. Odometer adalah alat untuk mengukur jarak yang ditempuh oleh kendaraan.
  13. Ohmeter adalah alat untuk mengukur hambatan listrik.
  14. Pantograf adalah alat untuk memperbesar atau memperkecil gambar.
  15. Respirometer adalah alat untuk  mengukur pernpasan.
  16. Seismograf adalah alat untuk mengukur besaran gempa.
  17. Sonometer adalah alat untuk tinggi rendah nada.
  18. Spidometer adalah alat untuk megukur kecepatan kendaraan.
  19. Tensimeter adalah alat untuk mengukur tekanan darah kita.
  20. Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu badan.
  21. Voltmeter adalah alat untuk mengukur tegangan listrik.
  22. Wataerpas adalah alat untuk mengukur rata atau tidaknya suatu permukaan horizontal.
  23. Wattmeter adalah alat untuk mengukur daya listrik.

Cahaya dan Sifat-sifat Cahaya

Cahaya merupakan gelombang elektromagnetik yang merambat tanpa melakukan zat perantara. Cahaya juga merupakan gelombang transveral. Cepat rambat cahaya di ruang hampa udara adalah 3 x 10' 8 m/s. Sifat-sifat cahaya antara lain:
  1. Merambat lurus
  2. Dapat dipantulkan
  3. Dapat dibelokan atau dibiaskan
  4. Dapat mengalami Dispersi
  5. Dapat mengalami Interferensi
  6. Dapat mengalami difraksi
  7. Dapat mengalami polarisasi
Pemantulan Cahaya pada cermin datar:
Sifat bayangan yang terbentuk adalah sebagai berikut:
  1. Maya dan tegak
  2. Tinggi atau ukuran bayangan sama dengan tinggi atau ukuran benda
  3. Jarak bayangan ke cermin sama dengan jarak benda ke cermin
  4. Posisi hadap bayangan berkebalikan dengan benda.
Pemantulan Cahaya pada cermin Cekung:
Sifat cermin cekung adalah mengumpulkan cahaya (konvergen)
Pemantulan pada cermin cembung:
Sifat cermin cembung adalah menyebarkan sinar (divergen).
Pembiasan Cahaya pada Lensa Cekung:
Sifat lensa cekung adlah menyebarkan sinar bias (divergen)
Sifat bayangan pada lensa cekung selalu maya, tegak, diperkecil, dan berada di ruang I. Manfaat lensa cekung, antara lain untuk kacamata penderita miopia dan lensa okuler pada teropong pangung.
Pembiasan cahaya pada lensa Cembung:
Sifat lensa cembung adalah mengumpulkan sinar bias (konvergen). 

Pemanfaatan Tumbuhan Oleh Manusia

Banyak jenis tumbuhan yang bermnfaat bagi manusia. Selain sebagai sumber peghasil makanan dan oksigen, tumbuhan juga dimanfaatkan oleh manusia untuk bahan bangunan, bahan obat, meja, kurs, almari dan juga peralatan rumah tangga yang lainnya. Bila pengambilan tumbuhan tersebut tidak terkendali maka tumbuhan akan mengalami kelangkaan dan akhirnya akan punah.
Tumbuhan yag sering digunakan oleh manusia sehingga mengarah pada pemusnahan jenis tumbuhan tertentu, contohnya adalah pohon jati dan pohon cendana. Pohon jati memiliki tekstur yang sangat bagus sehingga sangat disukai manusia untuk pembuatan mebel dan barang furniture lainnya. Sedangkan kayu cendana memiliki kelebihan karena dapat mengeluarkan bau yang sangat harum. Sehingga orang banyak menggunakannya untuk pigura, kipas, hiasan diniding atau untuk bahan baku pmbuatan sabun dan minyak wangi.
Karena kedua tumbuhan tersebut banyak diburu, maka jumlahnya dialam semakin sedikit. Agar jumlahnya tdak berkurang, kita sebagai generasi penerus sebaiknya melestarikan kedua jenis pohon tersebut dengan cara melakukan penanaman kembali dengan maksud agar tanaman tersebut tetap terjaga kelestariannya. Sehingga anak cucu kita juga dapat merasakan manfaatnya.

Istilah-istilah dalam Persilangan

Teori penurunan sifat pertama kali dipopulerkan oleh Gregor Mendel (1865). Beberapa istilah dalam persilangan adalah sebagai berikut :

  1. Parental (P) adalah Induk.
  2. Filial (F) adalah keturunan.
  3. Lokus merupakan tempat gen pada kromosom.
  4. Alel merupakan pasangan alternatif sesama.
  5. Genotipe adalah sifat yang tidak tampak dari luar.
  6. Fenotipe adalah sifat yang tampak dari luar.
  7. Galur murni merupakan tanaman yang memiliki sifat yang sama dengan induknya.
  8. Dominan adalah sifat yang muncul pada keturunannya.
  9. Resesif adalah  sifat yang tidak muncul pada keturunannya.
  10. Homozigot adalah pasangan gen yang sama.
  11. Homozigot dominan adalah pasangan gen yang sama dan muncul pada keturunannya.
  12. Homozigot resesif adalah pasangan gen yang sama dan tidak muncul pada keturunannya.
  13. Heterozigot adalah pasangan gen yang terdiri atas satu gen dominan dan satu gen resesif.
  14. Kromosom merupakan benang-benang halus dalam inti sel yang terdiri atas DNA, RNA dan protein histon.
  15. Gen adalah pembawa sift keturunan. Gen terdapat di kromosom yang ada di dalam inti sel.
  16. Intermediet adalah sifat gen yang tidak dominan dan tidak resesif (sama kuat).

Klasifikasi Mahluk Hidup

Klasifikasi Makhluk hidup didasarkan pada persamaan, perbedaan, manfaat, ciri morfologi dan anatomi, serta ciri biokimia. Robert H.Wwittaker mengelompokan makhluk hidup menjadi lima kingdom, yaitu Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia.
  1. Kingdom Monera, tidak memiliki membran inti (prokariotik) dan bersifat uniseluler. Contohnya, bakteri dan alga biru (Cyanopeycae).
  2. Kingdom Protista, memiliki membran inti (eukariotik) dan bersel satu atau banyak. Pritista mencakup protoza dan alga. Protozoa dikelompokan menjadi  filum Rhizopoda (berkaki semu), Cliata (berammbut getar), Flagelatta (bulu cambuk), dan Spporozoa (hewan berspora).
  3. Kingdom Fungi (Jamur), hidup sebagai saprofit (pengirai sisa-sisa mahluk hidup), bersel satu atau banyak, dan tidak berklorofil. Fungi dikelompokan menjadi Ascomycetes, Basidiomycetes, Zygomycetes, dan Deuteromycetes. Contohnya, Rhizopus oryzae, Penicillium notatum, dan Saccharomyces cerevisiae.
  4. Kingdom Plantae (Tumbuhan), dikelompokan menjadi :
    1. Pteridophyta (tumbuhan paku-pakuan) dikelompokan menjadi paku sejati, paku tanduk rusa, paku kawat, dan paku ekor kuda.
      Contohnya, Lycopodium sp., Sellaginella, dan Equisetum.
    2. Briophyta, (tumbuhan lumut), contohnya lumut hati atau Marchantiopsida (Anthoceros sp.), dan lumut daun atau Bryopsida (Sphagnum sp.).
    3. Spermathopyta (tumbuhan berbiji) dikelompokan menjadi:
      1. Gymnospermae, (tumbuhan berbiji terbuka) dikelompokan menjadi Cicadacae (Cycasrumpii), Confirae (Pinus merkusii), Ginkgoinae (Gingko biloba), dan Gnetinae (Gnetum gnemon).
      2. Angiospermae, (tumbuhan berbiji tertutup) dieklompokan menjadi tumbuhan berkeping lembaga satu (Monocotyledoneae) dan tumbuhan berkeping lembaga dua (Dicotyledoneae).
  5. Kingdom Animalia (hewan) dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Vertebrata (bertulang belakang) dan Invertebrata (hewan tidak bertulang belakang).
    1. Hewan bertulang belakang (Vertebrata)
      Hewan bertulang belakang dibagi menjadi lima kelas yaitu, sebagai berikut:
      1. Mammalia (hewan berambut)
      2. Aves (hewan berbulu)
      3. Reptilia dibagi menjadi ordo Chelonia (bangsa kura-kura),, Squamata (hewan bersisik), dan Crocodila (bangsa buaya).
      4. Amphibia dibagi menjadi Urodela, Anura, dan Apoda.
      5. Pisces dibagi menjadi Agnatha (ikan tidak berahang), Chondrichthyes (ikan bertulang rawan), dan Osteichtyes (ikan bertulang sejati).
    2. Hewan tidak  bertulang belakang (Invertebrata) Hewan tidak bertulang belakang dikelompokan menjadi sebagai berikut :
      1. Filum Coelenterata (hewan berongga) ciri-ciri Filum Coelenterata, ntara lain berongga, bersel banyak, memiliki tentakel, habitat dilaut, dan hidup secara polip atau menempel atau medusa (bergerak bebas). Contohnya, Hydra dan ubur-ubur.
      2. Filum Porifera (hewan berpori)
        Ciri-ciri Filum Porifera (hewan berpori), antara lain seluruh tubuh berpori-pori, mirip spons, dan hidup diair dengan memakan makanan dari air yang disaring oleh organ tubuhnya, contoh Filum Porifera (hewan berpori) adalah bunga karang, spons, dan Grantia.
      3. Filum Vermes (Cacing)
      4. Filum Mollusca (hewan lunak)
        Mollusca memiliki cangkang yang keras pada tubuhnya.
      5. Filum Arthropoda (kaki dan tubuh beruas-ruas atau berbuku-buku)
        1. Insecta atau serangga, contohnya belalang, semut, dan kupu-kupu.
        2. Crustacea (udang-udangan), contohnya udang, kepiting dan ketam.
        3. Myriapoda (bangsa lipan), contohnya kaki seribu dan lipan.
        4. Arachnoidea (laba-laba) contohnya kalajengking, laba-laba, caplak, dan ketungging.
      6. Filum Echinodermata (hewan berkulit duri) ciri-cirinya antara lain: berkulit duri, memiliki saluran air dengan sistem ambulakral, dan hidup dilaut. Yang termasuk dalam Filum Echinodermata (hewan berkulit duri) adalah:
        1. Asteroidea, contohnya Asterias vulgaris atau bintang laut.
        2. Echinoidea, contohnya Diadema (bulu babi), Strongylocentrotus (landak laut).
        3. Ophioroidea contohnya Ophiura atau bintang laut.
        4. Crinodea, contohnya lili laut.
        5. Holothuroidea, contohnya teripang atau Sclerodactyla briareus.

Perubahan Sifat Benda

Perubahan sifat benda dapat diakibatkan oleh pembakaran, pemanasan dan pendinginan, pembusukan, pencampuran dengan air, serta perkaratan.

  1. Pembakaran
    Pembakaran menyebabkan terjadinya perubahan bentuk, warna, kelenturan, dan bau ada benda. Benda padat yang dbakar akan mengalami perubahan bentuk. Misalnya, kayu yang dibakar akan berubah bentuk menjadi arang dan abu.
  2. Pemanasan dan Pendinginan
    Pemanasan dapat menyebabkan prubahan wujud cair mnjadi uap dan padat menjadi cair. Adpun pendinginan dapat mengubah wujud benda cair menjadi padat dan gas menjadi cair. Contoh air yang didinginkan di dalam freezer akan brubah menjadi es batu. Ketika merebus air, sebagian air yang dipanaskan akan berubah wujud menjadi uap.
  3. Pembusukan
    Pembusukan disebabkan oleh bakteri pembusuk. Bakteri pembuuk adalah mahluk hidup sangat kecil yang dapat menyebabkan makanan menjadi busuk. Pembusukan dapat menyebkan perubahan bentuk, warna bau dan kkerasan benda.
  4. Pencampuran dengan air
    Pencampuran dengan air dapat menyebabkan perubahan bentuk benda. Misalnya, gula dan garam jika dicampur dengan air dan diaduk akan larut dan tidak terlihat lagi bentuknya.
  5. Perkaratan
    Perkaratan disebbkan oleh kelembpan udara dan banyak sedikitnya oksigen di daerah tertentu. Perkaratan dapat mengubah warna dan bentuk benda. Perkaratan dapt dicegah dengan cara pengecatan. Jadi cara mencegah barang-barang agar tidak mudah karatan adalah dengan cara di cat dengan cat besi.
Itulah beberapa perubahan sifat dan bentuk pada benda yang ada disekitar kita, semoga bermanfaat.

Pengertian Bunyi dan Sifat-sifat Bunyi

Bunyi adalah getaran suatu benda. Bunyi termasuk geombang longitudinal. Sifat-sifat bunyi antara lain:

  1. Bunyi memerlukan zat perantara (padat, cair, dan gas) untuk merambat.
  2. Bunyi tidak dapat merambat di ruang hampa.
  3. Cepat rambat bunyi bergantung pada suhu udara. Semakin tinggi suhu udara, semakin besar cepat rambat bunyi.
  4. Cepat rambat bunyi  bergantung pada medium perantara. Bunyi merambat lebih cepat pada zat padat dari pada zat cair dan udara.
  5. Bunyi dapat dipantulkan.
  6. Bunyi dapat dibelokkan.
Berdasarkan frekuensinya, bunyi dibedakan menjadi 3 jenis: Yakni,
  1. Bunyi infrasonik, yaitu bunyi yang frekuensinya kurang dari 20 Hz.
  2. Bunyi audiosonik, yaitu bunyi yang frekuensinya antara 20-20.000 Hz.
  3. Bunyi ultrasonik, yaitu bunyi yang frekuensinya lebih dari 20.000 Hz.
Gaung adalah bunyi pantul yang terdengar hampir bersamaan dengan bunyi asli. Gema adalah bunyi patul yang terdengar setelah bunyi asli. Rsonansi adalah peristiwa ikut bergetarnya suatu benda karena pengaruh getaran benda lain yang frekuensinya sama. Syarat resonansi adalah sebagai berikut:
  1. Freekuensi benda yang bergetar sama dengan frekuensi sumber getar.
  2. Adanya selaput tipis, misalnya udara.
  3. Panjang kolom udara merupakan bilangan ganjil dari 1/4 panjang gelombang.\
Manfaat pemantulan Bunyi:
  • Menentukan kedalaman laut.
  • Mendeteksi benda-benda dibawah laut.
  • Menentukan cepat rambat bunyi di udara.
  • Mengukur ketebalan logam.
  • Mendeteksi cacat dan retak pada logam.
  • Melihat bagian dalam tubuh, misalnya ultrasonografi atau USG.
  • Menghancurkan batu ginjal.
  • Memantau detak jantung.

Fenomena Akibat Perubahan Suhu Di Permukaan Bumi, Peredaran Bumi, atau Peredaran Bulan

Berikut ini adalah Fenomena Akibat Perubahan Suhu Di Permukaan Bumi, Peredaran Bumi, atau Peredaran Bulan. 

  1. Pemanasan Global (Global Warming)
    Pemanasan Global dalah peningktan suhu di permukaan bumi akibat sebagian radiasi matahari tertahan oleh gas-gas rumah kaca di atmosfer.
    Beberapa penyebab pemanasan global adalah sebagai berikut :
    1. Berkurangnya jumlh pohon akibat penebangan hutan secara liar.
    2. Meningkatnya penggunaan energi yang bersumber dari fosil.
    3. Menumpuknya sampah yang menghasilkan gas metan.
  2. Dampak yang ditimbulkan oleh Pemanasan Global adalah
    1. Suhu rata-rata di permukaan bumi naik.
    2. Mencairnya es di kutub.
    3. Permukaan air laut naik.
    4. Tenggelamnya sebagian darat atau pulau-pulau.
    5. Perubahan musim dan iklim yang ekstrim.
  3. Fenomena alam akibat Peredaran Bumi
    1. Akibat rotasi bumi:
      1. Gerak semu harian matahari.
      2. Pergantian siang dan malam.
      3. Perbedaan waktu di permukaan bumi.
      4. Terjadinya perubahan arah mata angin.
      5. Penempatan bumi di kutub-kutub bumi dan penggembungan di khatulistiwa.
    2. Akibat Revolusi Bumi
      1. Terlihatnya rasi bintang yang berbeda-beda setiap bulan.
      2. Perbedaan layanan waktu siang dan malam.
      3. Gerak semu tahunan Matahari.
      4. Pergantian musim.
  4. Fenomena Alam Akibat Peredaran Bulan
    1. Gerhana bulan, terjadi apabila kedudukan Matahari, Bumi dan Bulan pada satu garis lurus dan bulan masuk pada bayangan umbra bumi.
    2. Gerhana matahari terjadi apabila kedudukan Matahari, Bulan, dan Bumi masuk pada bayangan umbra bulan.
    3. Pasang surut air laut, terjadi akibat gravitasi Matahari dan Bulan.
    4. Pasang perbani, permukaan air laut turun serendah-rendahnya, terjadi akibat gaya gravitasi matahari dan bulan saling tegak lurus. Terjadi pada kuartir 1 dan Kuartir 3.
    5. Pasang Purnama, permukaan air laut naik setnggi-tingginya. Terjadi pada malam hari saat bulan baru. Kedudukan matahari, bulan, dan bumi berada dalam satu garis lurus.

Planet-planet dalam Sistem Tata Surya

Tata surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas biintang yang disebut Matahari sebagai pusat dan semua obyek yang terkait oleh gravitasinya, yaitu delapan planet beserta satelitnya, serta asteroid, komet, meteroid.
  1. Matahari
    Matahari termasuk salah satu bintang karena memancarkan sahaya sendiri . Susunan lapisan matahari adalah sebagai berikut :
    1. Inti matahri, tempat pembentukan energi matahari melalui reaksi fusi.
    2. Fotosfer, adalah lapisan cahaya yang dapat terlihat.
    3. Kromosfer, yakni merupakan lapisan bawah atmosfer matahari.
    4. Korona, adalah lapisan atmosfer luar matahari yang terlihat saat gerhana matahari total.
  2. Planet-planet dalam tata surya
    1. Merkurius, planet terdekat dengan matahari, tidak memiliki atmosfer, disebut juga bintang fajar atau bintang senja, memiliki waktu revolusi paling cepat dan tidak memiliki satelit.
    2. Venus : arah rotasinya dari timur ke barat (berlawanan dengan arah rotasi planet lainnya)
    3. Bumi: satu-satunya planet yang terdapat kehidupan, memiliki atmosfer, dan memiliki satu satelit (bulan).
    4. Mars: disebut juga planet merah, memiliki dua satelit yaitu Phobos dan Deimos.
    5. Yupiter: Merupakan planet terbesar dan memiliki 17 satelit.
    6. Saturnus: memiliki cincindan memiliki 18 satelit dengan satelit terbesarnya adalah Titan.
    7. Uranus: Memiliki 15 satelit dengan satelit yang besar antara lain Ariel dan Titania.
    8. Neptunus : memiliki 8 satelit dengan satelit yang besar antara lain Neired dan Triton.
  3. Satelit.
    Satelit adalah benda-benda langit yang bergerak mengelilingi planet atau disebut juga benda pengiring planet. Satelit berputar pada porosnya, berputar mengelilingi planet yang diiringinya, dan bersama dengan planet yang diiringinya berputar mengelilingi Matahari.
  4. Asteroid
    Asteroid atau Planetoid adalah planet-planet kecil yang bergerak mengelilingi matahari dengan lintasan diantara Mars dan Yupiter. Lintasan tersebut dinamakan Sabuk Asteroid. Asteroid yang terbesar adalah Ceres.
  5. Komet
    Komet adalah bintang berekor, merupakan benda langit yang mengelilingi matahari dengan orbit sangat lonjong. Ekor komet selalu menjauhi Matahari. Salah satu komet yang muncul setiap 76 tahun sekali adalah komet Halley.
  6. Meteroid
    Meteroid adalah batuan-batuan kecil yang melayang-layang di angkasa luar. Meteor adalah meteorid yang jatuh dan masuk ke atmosfir bumi dan habis terbakar sebelum sampai ke permukaan bumi dan menyisakan batu.

CONTOH SOAL ULANGAN IPA KELAS 3 SD

CONTOH SOAL ULANGAN IPA KELAS 3 SD
I.Isilah titik-titik dibawah ini dengan jawaban yang singkat dan benar!

  1. Tumbuhan memerlukan cahaya untuk................
  2. Tumbuhan melakukan pernapasan melalui.......dan ...................
  3. Tumbuhan tidak berbunga berkembangbiak dengan...............
  4. Siput, penyu, bekicot, dan kura-kura dikelompokan ke dalam golongan yang sama berdasarkan..........
  5. Sumber tenaga kita diperoleh dari makanan pokok yang banyak mengandung..............
  6. Bahan tambahan makanan yang bertujuan untuk memberi dan menguatkan aroma tersebut disebut sebagai.............
  7. Pertumbuhan pada manusia dapat ditandai dengan pertambahan ,............,.......... dan ......tubuh.
  8. Pemkaian deterjen secara berlebihan dapat menyebabkan terjadinya pencemaran..............
  9. Cara termudah untuk mengatasi pencemaran lingkungan adalah tidak membuang ..........secara sembarangan.
  10. Benda padat bila dipindah-pindahkan, tidak berubah..............
  11. Es batu merupakan benda yang berwujud...............
  12. Es batu diudara terbuka akan mengalami perubahan wujud menjadi................
  13. Kegunaan termos adalah untuk.............
  14. Alat transportasi untuk membawa penumpang melewati lautan adalah............
  15. Alat untuk menancapkan paku ke dinding adalah..............


II.awablah pertanyaan dibawah ini dengan jelas dan benar!

  1. Apakah tujuan manusia, hewan dan tumbuhan memerlukan makan?
    Jawab:
  2. Apa saja yang menandai pertumbuhan tumbuhan?
    Jawab:
  3. Tuliskan alat-alat pernafasan yang dimiliki oleh hewan dan contoh hewannya!
    Jawab :
  4. Tuliskan 3 kebutuhan utama bagi mahluk hidup!
    Jawab:
  5. Apa yang dimaksud dengan makanan bergizi seimbang?
    Jawab:
  6. Apakah artinya jika pada karus minuman tertera tulisan kadaluarsa 01-01-2024?
    Jawab:
  7. Mengapa waktu istirahat untuk anak-anak lebih banyak dari orang dewasa?
    Jawab:
  8. Mengapa tanaman pada tanah tandus tidak dapat tumbuh dengan baik?
    Jawab:
  9. Tuliskan penyebab pencemaran lingkungan berdasarkan jenis pencemaran yang ditimbulkan!
    Jawab:
  10. Mengapa asap dari pabrik dan kendaraan bermotor dapat berbahaya bagi kesehatanmu?
    Jawab:
  11. Tuliskan 3 jenis wujud benda dan contohnya!
    Jawab:
  12. Bagaimanakah sifat benda gas!
    Jawab:
  13. Tuliskan 2 benda cair yang bila dibiarkan diudara terbuka akan habis!
    Jawab:
  14. Tuliskan 3 perubahan yang terjadi pada proses pembakaran!
    Jawab:
  15. Apakah kegunaan lubang aingin di rumah?
    Jawab:

Copyright © Rangkuman Pengetahuan Alam Lengkap | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com