Tampilkan postingan dengan label Materi Pelajaran IPA SMP/MTs. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Pelajaran IPA SMP/MTs. Tampilkan semua postingan

Benda-benda yang dapat kita lihat pada langit malam


Jika langki pada malam hari terang benderang, biasanya akan terlihat dengan jelas berbagai benda-benda yang ada dilangit, walaupun bentuknya real tidak jelas. Dibawah ini adalah jenis-jenis benda yang dapat kita lihat di atas langit pada malam hari. Berbeda jika waktu mendung, jika mendung hal tersebut tidak bisa kita lihat karena tertutup oleh awan mendung.

  • Bintang
    Bagi masyarakat pada jaman dahulu yang melihat langit ribuan tahun lalu, atau bahkan masyarakat modern yang baru melihat langit malam dengan mata tanpa alat, titik-titik terang di langit itu disebut bintang.

    Bagi pengamat jaman dahulu, bintang adalah titik terang di langit malam yang tampak mengitari Bumi secara perlahan. Bintang yang bisa dilihat dengan mata telanjang bisa mencapai ratusan atau bahkan 2000 bintang, jika langit sangat gelap. Untuk yang tinggal di kota, bintang yang bisa dilihat juga semakin sedikit. Tidak semua bintang bisa dilihat dengan mata. Jika bintangnya lebih redup maka hanya bisa dilihat dengan bantuan teleskop.

    Untuk membedakan, bintang tampak berkelip di langit malam. Walaupun bintang itu sangat besar, akan tetapi jaraknya sangat jauh. Oleh karena itu, ketika melewati atmosfer Bumi, efek dari atmosfer membelokkan cahaya dan bisa menyebabkan bintang tampak berkelap kelip di langit.
  • Rasi Bintang
    Untuk mengenali bintang yang sama di langit keesokan harinya, para pengamat langit jaman dahulu punya cara efektif. Mereka membayangkan kalau ada garis yang menghubungkan beberapa bintang maka bisa tampak seperti bentuk benda, hewan, atau dewa dalam bayangan para pengamat. Nah kumpulan bintang ini yang dikenal sebagai rasi bintang. Garis itu bukan garis yang nyata. Hanya garis khayal.

    Pada umumnya, bintang-bintang yang dihubungkan dengan garis khayal adalah bintang-bintang terang yang tampak berdekatan di langit. Kenyataannya jarak antara bintang-bintang itu sangat jauh. Setiap rasi bintang punya nama sendiri. Contohnya ada rasi Orion yang menggambarkan seorang Pemburu. Atau ada rasi Crux yang dikenal sebagai rasi Salib Selatan.

    Nama-nama dan bentuk konstelasi atau rasi bintang memang pada umumnya dari legenda Yunani. Tapi, setiap negara mempunyai khayalan yang berbeda untuk rasi bintang. Misalnya, di Indonesia, rasi Orion itu bukan berbentuk Pemburu tapi Bajak yang digunakan untuk membajak sawah. Dan rasi Crux bukan berbentuk Salib melainkan layang-layang.

    Tak cuma itu, rasi bintang ini biasanya dihubungkan dengan cerita legenda setempat sesuai dengan bentuknya. Cerita-cerita ini juga seringkali terkait dengan kepercayaan dari masyarakat setempat. Rasi bintang juga digunakan oleh para petani untuk menentukan musim menanam dan menuai. Sedangkan untuk para nelayan, rasi bintang digunakan untuk mengetahui kapan mereka harus melaut. Bagi para pelaut, rasi bintang digunakan untuk menentukan arah.
    Ada 88 rasi bintang yang secara resmi dikenal di langit malam.
  • Planet
    Ketika melihat langit malam, selain bintang, ada juga bintang yang posisinya berubah setiap hari dibanding bintang-bintang lainnya. Bintang ini dikenal sebagai bintang pengembara. Ternyata, benda terang yang bergerak ini bukan bintang melainkan planet. Planet-planet ini cukup terang sehingga bisa dilihat seperti bintang.

    Tapi ada bedanya. Jika diperhatikan, bintang itu berkelap kelip sedangkan planet tidak. Ini karena jarak planet jauh lebih dekat sehingga meskipun planet jauh lebih kecil dari bintang, jika dilihat dengan teleskop, bentuknya seperti piring super kecil bukan titik. Jadi ketika cahaya dari planet melewati atmosfer, tidak tampak pengaruh yang membuat planet berkelap kelip.
  • Bulan
    Benda yang satu ini selalu mudah dikenali. Benda bulat yang bersinar terang di malam hari ini adalah Bulan. Piringan lingkaran Bulan ukurannya 29 – 33 menit busur atau setara dengan besar ibu jari tangan kanan.
    Bulan adalah satelit yang mengelilingi Bumi. Akibat dari Bulan bergerak mengelilingi Bumi, wajah Bulan yang menerima sinar Matahari jadi berubah-ubah sehingga kita bisa melihat Bulan yang bersinar penuh (Bulan Purnama), atau Bulan Sabit (yang tidak semua permukaannya menerima sinar matahari). Dalam sebulan, pasti ada saat ketika Bulan tidak tampak di langit malam sehingga kita bisa melihat lebih banyak bintang.

    Pada saat Bulan menghilang dari langit malam, sebenarnya Bulan justru muncul di siang hari. tapi kita sulit untuk melihat Bulan karena cahaya Matahari sangat terang. Tapi kadang kita masih bisa melihat Bulan di pagi hari atau sore hari.
  • Meteor dan Hujan Meteor
    Di malam hari tampak juga titik-titik terang yang melesat cepat di langit. Mirip seperti bintang yang sedang berjatuhan. Fenomena yang dikenal sebagai bintang jatuh ini bukan bintang yang jatuh dari langit. Bintang jatuh itu adalah meteor, pecahan kecil asteroid dan debu komet yang memasuki atmosfer Bumi dan terbakar sehingga terbentuk seleret cahaya. Benda ini bergerak sangat cepat sehingga kita hanya melihatnya seperti lintasan cahaya yang melintas di langit.
    Ada meteor yang jatuh sampai ke Bumi tapi sebagian besar hanya melintas di langit.

    Setiap tahun, penduduk Bumi bisa menyaksikan peristiwa hujan meteor ketika Bumi melewati kumpulan debu di angkasa. Disebut hujan meteor, karena dalam satu jam ada puluhan sampai ratusan meteor yang melintas.
  • Komet
    Ada saatnya tampak bintang bergerak di langit dan memiliki ekor atau rambut yang panjang. Benda ini juga bukan bintang melainkan komet, sebuah benda es yang datang dari tempat dingin dan mendekati Matahari. Karena dekat Matahari maka esnya pun menjadi gas yang tampak seperti ekor.
  • Galaksi Bima Sakti
    Jika langit sangat gelap, ada pita kabut yang dipenuhi bintang. Pita ini dikenal sebagai Jalur Susu atau Milky Way. Tapi untuk orang Indonesia, pita jutaan bintang ini dikenal sebagai Bima Sakti. Kabut bintang-bintang ini adalah galaksi yang jadi rumah untuk bintang termasuk Matahari.
  • Yang Tak Bisa Dibedakan Mata
    Di langit malam, ada asteroid, galaksi, juga satelit yang tidak mudah dibedakan oleh mata tanpa menggunakan alat seperti teleskop. Asteroid adalah pecahan-pecahan batuan yang harusnya bergabung membentuk planet. Benda-benda ini banyak tersebar di dekat Bumi.
    Ada juga galaksi. Ini adalah kumpulan miliaran bintang yang juga berkumpul seperti di Bima Sakti. Tiap galaksi punya bentuk dan nama yang juga berbeda-beda. Selain itu, ada juga nebula, ini adalah awan raksasa yang di dalamnya bintang-bintang lahir.

    Satelit alam seperti Bulan tapi mengitari planet lain seperti pada Jupiter juga bisa dilihat dengan teleskop. Tak hanya itu, satelit buatan yang kadang melintas di langit juga bisa dilihat seperti Stasiun Antariksa Internasional.
    Planet seperti Uranus dan Neptunus juga sangat redup sehingga hanya bisa dilihat lewat teleskop.

Itulah benda-benda langit yang dapat kita lihat secara langsung di malam hari. Jika hanya sedikit yang bisa dilihat, itu artinya area tempat tinggal sudah dicemari polusi cahaya dari lampu kota.

Bagaimanakah Panas Bisa Menyebar Di Udara?

Bagaimana panas menyebar di udara? 
SIRKULASI UDARA
untuk menjawab pertanyaan diatas marilah kita lakukan uji coba dibawah ini:
Alat-alat yang dibutuhkan:

  • kertas tisu
  • gunting 
  • benang
  • isolasi kuat
Percobaan ini harus dilakukan di ruang yang hangat pada musim dingin.
Apa yang harus dilakukan?
  1. gunakan isolasi untuk memasang pita-pita kertas tisu pada sehelai benang yang panjangnya paling tidak 1 M
  2. dengan dua potong isolasi lainnya, lekatkan ujung-ujung benang pada sudut bawah jendela
  3. bukanlah jendela secukupnya untuk menarik benang kencang-kencang. perhatikan gerakan pita-pita kertas tisu
Apa yang terjadi?
Pita-pita kertas itu berkibar ke arah dalam ruangan. Mengapa demikian?
Karena, udara dingin yang masuk ke dalam ruangan mendorong mereka.
Kini ulangi percobaan, kali ini memasang ujung-ujung bennag pada sudut atas jendela.
Apa yang terjadi?
Pita-pita kertas itu ke arah luar ruangan. Mengapa demikian?
Karena, udara dingin masuk ke ruangan dibagian bawah, maka udara panas dari bagian atas ruangan keluar ruangan, yang mengibarkan pita-pita kertas tisu ke arah luar.

Memanaskan Ruangan
Panasa dapat menembus benda-benda panas dan dingin. Dalam sebuah ruangan, radiator panas menghangatkan udara di dekatnya, kemudian udara di sekitarnya. Ketika udara panas naik, tempatnya digantikan oleh udara dingin, yang lebih berat bobotnya. Udara ini pada gilirannya dihangatkan oleh radiator dan kemudian naik. Ketika udara bertambah panas, ia kontak dengan udara yang lebih dingin dan menghangatkan udara dingin ini. Dengan demikian udara panas menjadi dingin kembali dan kemudian turun, dan daur udara panas-udara dingin-udara panas ini berlanjut. Gerakan udara dari bawah ke atas dan dari atas ke bawah ini disebut arus konvektor (yang berarti "transmisi").

Komponen-komponen dalam Ekosistem

Komponen dalam Ekosistem ada dua yakni Komponen Biotikd an komponen Abiotik, berikut ini penjelasannya.

  1. Komponen Biotik
    Mahluk hidup dalam suatu komunitas dapat berperan sebagai produsen, konsumen, pengurai dan detrivor (pembusuk/pelapuk).
    1. Produsen
      Produsen merupakan mahluk hidup yang mmapu membuat makanannya sendiri. Mahluk hidup yang berperan sebagai produsen, antara laion tumbuhan hijau dan beberapa mikroorganisme (jasad renik), misalnya alga bersel satu. Produsen mampu membuat sendiri makanannya dengan bantuan energi matahari atau dengan bantuan senyawa kimia. Semua mahluk hidup yang membuat makananya sendiri disebut autrotof. Proses pembuatan makanan dengan bantuan sinar matahari disebut fotosintesis. Adapun proses pembuatan makanan dengan bantuan bahan-bahan kimia (raksi bahan kimia) disebut kemosintesis.
    2. Konsumen
      Konsumen merupakan mahluk hidup yang tidak dapat membuat makannya sendiri. Mahluk hidup ini memanfaatkan sebagian atau seluruh bagian mahluk hidup lain sebagai bahan makanannya (sumber bahan organik). Ada konsumen pemakan tumbuhan (herbivora), pemakan hewan (karnivora) dan pemakan segalanya (omnivora).
    3. Pengurai
      Pengurai merupakan mahluk hidup yang mampu menguraikan bahan-bahan anorganik. Pengurai biasanya berupa bakteri dan jamur. Akibatnya, terjadi siklus materi dari bahan organik menjadi anorganik dan kemudian di manfaatkan lagi oleh mahluk hidup (khususnya tumbuhan) untuk membuat bahan organik (penyusun tubuh) dalam tubuhnya. Bahan organik tersebut dimanfaatkan sebagai sumber makanan atau bahan organik bagi hewan.
    4. Detritivor (Pelapuk)
      Detritivor merupakan mahluk hidup yang hidup yang melapukkan partikel hewan atau tumbuhan, misalnya cacing, teripang dan siput.
  2. Komponen Abiotik
    Komponen abiotik merupakan komponen benda tak hidup yang mendukung atau mempengaruhi mahluk hidup dalam satu ekosistem untuk melaksnakan seluruh aktivitas hidupnya. Komponen abiotik antara lain, tanah, udara, cahaya dan suhu.
    1. Air
      Air diperlukan oleh semua mahluk hidup untuk kelangsungan hidupnya. Dalam tubuh makhluk hidup, air diperlukan sebagai media berlangsungnya berbagai metabolisme. Proses reaksi kimia dalam tubuh makhluk hidup terjadi di dalam sel disebut biokimia. Reaksi kimia dalam sel berfungsi untuk mendapatkan energi. Energi dipakai sel dan tubuh untuk melaksanakan seluruh akivitas hidup, termasuk tumbuh dan berkembang. Tidak adanya atau kekurangan air akan menyebabkan proses perolehan energi terhambat. Air juga diperlukan oleh beberapa organisme sebagai tempat hidup. Khususnya makhluk hidup yang hidup di air. Misalnya, ikan dan tumbuhan air. Tumbuhan hijau juga memerlukan air untuk fotosintesis. Selain itu, air diperlukan tumbuhan sebagai bahan pelarut yang dapat membawa mineral-mineral penting dalam tanah ke seluruh tubuh tumbuhan.
    2. Tanah
      Tanah merupakan tempat hidup berbagai makhluk hidup. Di dalam tanah dan permukaan tanah, tinggal berbagai jenis makhluk hidup. Tanah menyediakan berbagai macam kebutuhan bagi makhluk hidup, oksigen disela-sela butiran atau partikel tanah, air, dan mineral-mineral (bahan anorganik), serta bahan anorganik (sisa makhluk hidup sebagai sumber fosfor dan belerang).  Bahan anorganik dan organik dalam tanah diperlukan tumbuhan. Tumbuhan dapat hidup dengan baik dan menghasilkan bahan makanan apabila dalam tanah tersedia cukup zat-zat tersebut. Kelangsungan hidup herbivora dan omnivora bergantung pada tumbuhan.

Copyright © Rangkuman Pengetahuan Alam Lengkap | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com