Tampilkan postingan dengan label Prakarya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Prakarya. Tampilkan semua postingan

Ragam Musik Daerah

Ragam musik yaitu jenis atau macam-macam musik. Musik daerah adalah musik yang muncul di daerah, yang lahir dari budaya daerah setempat secara turun temurun dan diketahui keberadaannya. 
Ragam seni musik daerah atau nusantara sangat bermacam-macam, hal ini disebabkan adanya keanekaragaman budaya daerah setempat.
Tumbuhnya seni musik di daerah secar turun temurun serta diwariskan ke generasi berikutnya, baik secara lisan maupun tertulis serta lewat proses belajar mengajar secara formal pada sekolah-sekolah seni di Indonesia.
Musik daerah dikatakan hidup, apabila masyarakat maupun pecinta musik daerah masing-masing masihmenganggap, menggunakan, menghargai, dan melestarikan musik daerahnya.
Musik daerah lahir dari peristiwa adat atau kejadian didaerah tersebut. Banyak musik daerah yang lahir dari berbagai macam , antara lain : upacara adat, pewrisan daerah, dan peristiwa kedaerahan. Musik daerah juga merupakan musik tradisional yang memiliki ciri khas tradisional, yaitu asli, sederhana, dan terbuat dari bahan-bahan tradisional asal daerah itu.
Contoh alat musik tradisional adalah, gamelan, gambang, suling, angklung, siter, dan kentung dan masih banyak lagi yang lainnya.

Teknik Pengolahan Serat

Berikut ini adalah beberapa teknik pengolahan serat alam dan buatan
  1. teknik Pengolahan Serat dari Serabut Kelapa
    1. Persiapan bahan
    2. Pelunakan sabut
    3. Pemisahan serat
    4. Pengayakan
    5. Pembersihan
    6. Pengeringan
    7. Dipak dengan alat pres
  2. Teknik pengolahan Serat dari Wol
    1. Siapkan domba
    2.  Sheep shearing / pencukuran
    3. Cuci serat wol
    4. Dibilas dan diperas
    5. Dipotong dan dipilih berdasarkan kualitas
    6. Dikompresi kemudian di kemas.
  3. Teknik Pengolahan Serat dari Rayon
    1. Pembuatan alkali selulosa
    2. Proses pemeraman
    3. Proses xantasi
    4. Proses pelarutan
    5. Proses pematangan
    6. Proses pemintalan
    7. Pemotongan tow
    8. Proses pengerjaan lanjutan
    9. Proses pengeringan dan pengepakan .

Memahami Serat Sebagai Bahan Kerajinan

Serat adalah suatu benda yang perbandingan panjang serta lebarnya besar, biasanya digunakan sebagai bahan baku pembuatan benang.
Jenis-jenis Serat
Pada dasarnya serat dibedakan menjadi 2 jenis yaitu serat alam dan serat buatan manusia.Brikut ini penjelasan tentang jenis-jenis serat:
  1. Serat Alam
    Serat alam adalah serat yang diperoleh dari alam. Pada dasarnya kain serat alam memiliki sifat hampir sama yaitu kuat, padat, mudah kusut dan tahan penyetrikaan. Secara sederhana serat alam adalah serat yang berasal dari alam yang dapat dimanfaatkan untuk membuat sesuatu.
    Serat alam dibedakan menjadi 3 kategori berdasarkan asal-usulnya.
    1. Serat tumbuhan
      Serat ini biasanya tersusun dari selulosa yang berasal dari tumbuhan. Contoh serat dari tumbuhan: Kapas, Kapuk, Goni (tangkai rami) , Sabut (dari daun kelapa), dan Pina (dari daun nanas).
    2. Serat Hewan
      Serat ini biasanya tersusun dari protein yang berasal dari hewan. Berikut ini contoh serat hewan: Wol, Sutra dan Bulu (asal hewan berbulu).
    3. Serat Mineral
      Serat ini tersusun dari silikat magnesium dan kalsium. Contoh serat mineral adalah serat yang berasal dari varietas batu.
  2. Serat Buatan manusia|Serat buatan manusia yaitu serat yang molekulnya disusun secara sengaja oleh manusia. Sifat-sifat umum dari serat buatan , yaitu kuat dan tahan gesekan. jadi yang dimaksud dengan serat yang dibuat manusia adalah serat yang dibuat manusia untuk dimnfaatkan sebagai bahan membuat sesuatu. Serat buatan dibedakan menjadi 3 kategori berdasarkan bahan bakunya yaitu sebagai berikut.
    1. Serat Polimer Alam
      Serat ini biasanya bersumber dari bahan katun atau kayu yang diperoleh dari alam. Berikut ini adalah contoh serat polimer alam: Rayon, Asetat, dan Tri Asetat sumber bahan katun atau kayu.
    2. Serat Polimer Sintesis
      Serat sintesis umumnya berasal dari bahan petrokimia. Contoh serat polimer sintesis: Nilon, Polister, Akrilik, Spandek dan Polikarbonat.
    3. Serat mineral
      Serat ini berbahan dasar anorganik. Contoh serat mineral: Kaca, keramik dan Grafit.

Copyright © Rangkuman Pengetahuan Alam Lengkap | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com