Adaptasi dan Ciri-ciri Hewan

Ciri-ciri makhluk hidup, antara lain:
  1. Bergerak
  2. Bernapas
  3. Berkembang biak
  4. Tumbuh dan berkembang
  5. Memerlukan makanan
  6. Memerlukan air
  7. Memerlukan suhu tertentu
  8. Peka terhadap rangsang
  9. Mengeluarkan zat sisa
Ciri-ciri di atas membedakan makhluk hidup dengan benda mati. Selain ciri-ciri di atas, makhluk hidup juga dilengkapi dengan ciri khusus. Ciri khusus ini membedakan antara makhluk yang satu dengan yang lain. Ciri khusus merupakan penyesuaian diri makhluk hidup dengan lingkungannya. Proses penyesuaian diri terhadap lingkungan disebut adaptasi. Adaptasi merupakan proses yang berjalan lambat.
  1. Bentuk Adaptasi Hewan
    Hewan beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan hidup, melindungi diri dari musuh, dan mempertahankan jenisnya. Bentuk adaptasi hewan  bermacam-macam. Misalnya dapat kita amati pada bunglon, kelelawar, cicak, dan bebek.
    1. Bunglon
      1Bunglon mempunyai kemampuan untuk mengubah warna kulit sesuai dengan tempat yang disinggahinya. Ketika bunglon berada di tanah, kulitnya berwarna coklat menyerupai tanah. Ketika berada di atas pohon, kulit bunglon berubah menjadi hijau menyerupai daun. Perubahan tersebut bertujuan untuk melindungi dirinya dari serangan musuh. Kemampuan bunglon mengubah warna kulit sesuai dengan tempatnya berada disebut mimikri.
    2. Burung
      Adaptasi juga terjadi pada burung. Bentuk paruh burung beraneka ragam sesuai dengan jenis makanannya. Di bawah ini adalah jenis-jenis paruh pada burung. Burung elang memiliki paruh tajam dan bengkok. Paruhnya yang kuat berfungsi untuk mencabik mangsanya. Burung pipit memiliki paruh yang runcing, pendek, dan kuat. Paruhnya yang pendek dan kuat merupakan bentuk penyesuaian terhadap jenis makanannya. Burung pipit adalah pemakan biji-bijian.
      Burung pelikan memiliki kantung besar di paruhnya. Kantung ini berguna untuk menciduk ikan dan air.
      Burung flaminggo memiliki bentuk paruh yang lebar dan berjumbai. Paruh burung flaminggo dapat menyaring udang dan binatang kecil dari air berlumpur.
      Paruh burung kolibri berbentuk panjang dan runcing. Bentuk paruh burung kolibri berguna untuk menggapai nektar (madu) di dalam bunga.
    3. Ular
      Seperti yang kamu tahu, ular adalah hewan karnivora atau pemakan daging, dan tidak pernah mengunyah atau mencabikcabik makanannya seperti kita. Mangsa yang didapat langsung ditelan secara utuh.
      Mengapa bisa seperti itu ya? Ya, karena susunan rahangnya melekat secara longgar dengan susunan tulang pada rangka kepala. Susunan rahang yang seperti ini memungkinkan ular menelan mangsa yang lebih besar dari dirinya sendiri. Selain itu ular juga memiliki cairan pencerna yang mampu menghancurkan makanan. Pada beberapa jenis ular, ada yang membelit mangsanya dengan kuat sehingga mangsanya kehabisan nafas, dan dengan mudah sang ular dapat memakannya.
    4. Katak
      Bagi katak, melakukan kamuflase (penyamaran)agar seolah tubuhnya beracun adalah trik untuk menghindar dari predator atau pemangsa.Katak pun memiliki persamaan dengan cicak, yaitu lidahnya yang panjang dan lengket, sehingga serangga yang mendekat dapat dengan cepat disambar dan tidak dapat berkutik lagi.
    5. Kucing
      Pernahkan kamu mendengar langkah kaki kucing? Mengapa kucing tidak bersuara dalam melangkah?Karena, kucing memiliki dua ciri khusus. Pertama adalah kakinya. Kaki kucing memiliki lapisan empuk dan tebal yang berguna untuk menyembunyikan kukunya. Pada saat berjalan kukunya ditarik masuk sehingga tidak bersuara, sehingga musuh tidak mendengar ketika didekatinya. Perhatikan pula posisi kuku ketika sedang diam dan pada saat siap untuk menerkam! Pada waktu santai, kuku ditarik masuk ke dalam bantalan di kaki. Namun dalam keadaan siap menerkam, kukunya ditegangkan dan dikeluarkan dari posisi istirahat. Ciri kedua adalah matanya. Pernahkan kamu melihat mata kucing dalam gelap? Matanya bersinar? Ya, betul! Hal ini karena mata kucing sangat tajam sehingga bisa melihat dalam gelap. Semua makhluk dirancang dengan ciri-ciri khusus yang membuatnya dapat bertahan hidup di lingkungannya. Semua itu adalah ciptaan Tuhan yang Maha Kuasa.
      Selain bentuk paruh yang beraneka ragam, bentuk kaki burung juga bervariasi. Bentuk kaki burung merupakan bentuk adaptasi untuk mendapatkan makanan.
      Kaki burung elang memiliki cakar menyerupai kait. Kakinya berfungsi untuk merobek dan memegang mangsa. 
    6. Kaki burung flaminggo bentuknya panjang dan kurus. Burung flaminggo beradaptasi dengan lingkungan tempat hidupnya. Burung flaminggo hidup di sepanjang tepi danau dan sungai. Jenis makanan burung flaminggo adalah ikan, udang, dan binatang kecil. Bentuk kaki burung flaminggo tersebut berguna untuk melindungi diri agar tidak tenggelam.
    7. Kelelawar
      Kelelawar adalah satu-satunya mamalia yang bisa terbang. Kelelawar termasuk binatang nokturnal. Binatang nokturnal adalah binatang yang mencari makan pada malam hari. Kelelawar mempunyai pendengaran dan penciuman yang tajam. Kelelawar menggunakan suara untuk menangkap serangga dalam kegelapan. Kelelawar mengeluarkan suara yang tinggi yang tidak bisa didengar manusia. Pantulan suara tersebut menunjukkan letak mangsa.
    8. Cicak
      Kamu pasti sering melihat cicak. Cicak banyak kita jumpai menempel di dinding dan langitlangit rumah. Cicak merupakan hewan reptil. Cicak  mempunyai tiga ciri khusus, antara lain:
      1. Cicak memiliki kaki yang dapat menempel di dinding dan langit-langit rumah.
      2. Cicak adalah hewan pemakan serangga. Cicak menangkap serangga dengan menjulurkan lidahnya yang panjang.
      3. Ciri khusus cicak lainnya yaitu memutuskan ekornya. Cicak memutuskan ekornya untuk mengelabui pemangsa. Ekor cicak dapat tumbuh lagi seperti semula setelah diputuskan. Kemampuan cicak untuk memutuskan ekornya sendiri disebut autotomi. Tiga ciri khusus di atas merupakan bentuk adaptasi cicak. Bentuk tubuh cicak menyesuaikan dengan lingkungan dan jenis makanannya.
    9. Bebek
      Bebek merupakan salah satu jenis burung yang hidupnya sering di air. Bebek mempunyai bentuk paruh datar dan tumpul.
      Paruh tersebut digunakan untuk menyaring makanan dari air. Makanan bebek adalah serangga, cacing, dan sayuran. Selain bentuk paruh, bebek mempunyai ciri khusus pada kakinya. Bebek mempunyai bentuk kaki pendek dengan tiga jari yang berselaput menjadi satu. Selaput pada jari bebek berguna untuk berenang.

Contoh Soal Ulangan Bahasa Indonesia Kelas 3 SD Semester 2

Kerjakan di buku tugasmu!
A. Pilihlah jawaban yang paling tepat!

  1. Dalam sebuah drama biasanya terdapat ..............
    a. percakapan
    b. tugas
    c. permainan
    d. latihan
  2. Berikut adalah tokoh-tokoh dalam drama bertema jam wajib belajar, kecuali..................
    a. Doni
    b. tini
    c. riri
    d. ibu
  3. Jam wajib belajar dimulai pukul..............
    a. 07.00 pagi
    b. 18.20 petang
    c. 12. siang
    d. 20.30 malam
  4. Tanya : ............... kamu rajin belajar?
    Jawab : Aku rajin belajar supaya pintar.
    Kata tanya yang tepat uintuk melengkapi percakapan diatas adalah..............
    a. siapa
    b. kapan
    c. apa
    d. mengapa
  5. Gemar membaca dapat menambah.............
    a. pengetahuan
    b. uang saku
    c. kebutuhan
    d. kegemaran
B. Lengkapilah dengan jawaban yang tepat!
  1. Aku dan teman-teman bercerita tentang masa kecil. Oleh karena ceritanya lucu, semua tertawa terbahak-bahan. Aku juga terpingkal-pingkal hingga tanpa kusadari, rok yang kupakai basah.
    Kutipan cerita diatas termasuk jenis cerita..............
  2. Tini : (menoleh pada Riri) Aku saja tidak tahu, apa lagi Doni!
    Doni : Hei! jangan seenaknya meremehkan orang! Kalau aku tahu, bagaimana coba!
    Kalimat dalam tanda kurung pada percakapan diatas merupakan...............
  3. Tuntutlah ilmu setinggi langit.
    Kalimta ilmu artinya adalah...............
  4. Buku adalah jendela dunia. Gemar membaca buku akan memperluas..........
  5. Aku adalah harapan orang tua
    Generasi penerus bangsa
    Pelita dalam kegelapan
    Indah bak pelangi di Angkasa
    Maksud "Aku" dalam puisi diatas adalah............

Jenis-Jenis Pekerjaan

Ini adalah ringkasan materi kelas 3 SD tentang jenis-jenis pekerjaan. Semotga bermanfaat.
  1. Petani adalah orang yang bekerja di bidang pertanian. Usaha pertanian dapat dilakukan di sawah, ladang atau pegunungan. Hasil yang diperoleh bisa berupa padi, palawija, sayuran, ataupun buah-buahan.
  2. Nelayan adalah orang yang bekerja menangkap ikan dan hasil laut lainnya.
  3. Peternak adalah orang yang pekerjaannya beternak yaitu memelihara dan mengembangkan hewan seperti ayam, sapi, kambing, ataupun kelinci.
  4. Pengrajin adalah orang yang bekerja dengan keahlian dan ketrampilan tertentu seperti membuat tas, gerabah, ataupun cinderamata.
  5. Pegawai atau karyawan adalah orang yang bekerja di kantor. Pegawai yang bekerja di kantor pemerintah disebut pegawai negeri sipil (PNS), yang memperoleh gaji dari pemeritah.
  6. Dokter adalah orang yang bekerja di bidang kesehatan.
  7. Wartawan adalah orang yang mencari dan menyusun berita.
  8. Guru adalah orang yang pekerjaannya mengajar, mendidik, dan membimbing siswa di sekolah.
  9. Polisi adalah orang yang bertugas memelihara keamanan dan ketertiban umum.
  10. Pramuniaga adalah karyawan suatu perusahaan yang bertugas melayani pembeli di toko.
Dan masih banyak lagi yang lain.

Materi Pelajaran IPS Kelas 6 Semester 1 : Pelestarian Wilayah Laut Indonesia

Pelestarian Wilayah Laut Indonesia - Sebagian besar wilayah Indonesia berupa lautan. Sekitar 70% wilayah Indonesia berupa lautan yang menghubungkan antarpulau. Laut memberika manfaat dan menjadi sumber penghidupan bagi banyak orang.
Laut menyimpan sumber daya alam yang melimpah. Sumber daya alam hayati maupun nonhayati terdapat di laut. Sumber daya alam yang ada di laut sebagai berikut:
  1. Berbagai jenis biota laut seperti ikan, udang, cumi-cumi, kerang, kepiting, dan biota lainnya. Sumber daya alam tersebut memberikan penghidupan bagi para nelayan.
  2. Kerang mutiara memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi.
  3. Rumput laut dibudidayakan di daerah pesisir. Budi daya ini dapat meningkatkan pendapatan penduduk.
  4. Air laut merupakan bahan dasar pembuatan garam mineral.
  5. Berbagai bahan tambang terdapat di laut, di antaranya minyak bumi.
Sumber daya alam yang ada di laut dapat mengalami kerusakan.

Kerusakan sumber daya alam di laut sebagian besar disebabkan oleh tindakan manusia. Faktor-faktor yang dapat mengakibatkan kerusakan di laut sebagai berikut:
  1. Membuang sampah di laut.
  2. Pembuangan limbah industri yang mengandung bahan kimia dapat mencemari laut sehingga biota laut banyak yang mati.
  3. Penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan menyebabkan kerusakan terumbu karang.
  4. Penggunaan jaring pukat harimau dan jaring trawl menyebabkan ikanikan kecil tertangkap sehingga populasi ikan semakin berkurang.
  5. Tumpukan minyak mentah di laut menyebabkan kematian berbagai jenis ikan dan biota laut lainnya.
Sumber daya alam yang ada di laut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Kita boleh memanfaatkan sumber daya alam yang ada di laut. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup. Akan tetapi, kita juga harus menjaga pelestariannya. Beberapa upaya yang dilakukan untuk melestarikan sumber daya laut sebagai berikut:
  1. Menjaga kebersihan laut atau tidak membuang sampah sembarangan.
  2. Melakukan daur ulang sampah industri sebelum dibuang ke laut atau sungai.
  3. Melarang penggunaan pukat harimau.
  4. Melarang penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan.
  5. Melindungi terumbu karang sebagai tempat perkembangbiakan ikan.
  6. Menanam hutan bakau di pesisir pantai untuk mencegah abrasi pantai.
    Hutan bakau (mangrove) juga digunakan untuk berkembang biak berbagai jenis biota laut.
  7. Memberi sanksi yang berat terhadap orang-orang yang menangkap satwa laut yang dilindungi.

Perkembangan Wilayah Laut Indonesia

Perkembangan Wilayah Laut Indonesia
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Garis pantainya sekitar 81.000 km. Wilayah lautnya meliputi 5,8 juta km2 atau sekitar 70% dari luas total wilayah Indonesia. Luas wilayah laut Indonesia terdiri atas 3,1 juta km2 luas laut kedaulatan dan 2,7 juta km2 wilayah Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI).
Wilayah laut Indonesia mengalami perkembangan yang cukup panjang. Wilayah laut Indonesia pertama kali ditentukan dengan Territoriale Zee en Maritime Kringen Ordonantie (TZMKO) tahun 1939. Berdasarkan konsepsi TZMKO tahun 1939, lebar laut wilayah perairan Indonesia hanya meliputi jalur-jalur laut yang mengelilingi setiap pulau atau bagian pulau Indonesia. Lebar laut hanya 3 mil laut. Artinya, antarpulau di Indonesia terdapat laut internasional yang memisahkan satu pulau dengan pulau lainnya. Hal ini dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.
Pada tanggal 13 Desember 1957 pemerintah Indonesia mengumumkan Deklarasi Djoeanda. Pemerintah mengumumkan bahwa lebar laut Indonesia adalah 12 mil. Selanjutnya, dengan Undang-Undang No. 4/Prp Tahun 1960 tentang Wilayah Perairan Indonesia ditetapkan tentang laut wilayah Indonesia selebar 12 mil laut dari garis pangkal lurus. Perairan Indonesia dikelilingi
oleh garis pangkal yang menghubungkan titik-titik terluar dari pulau terluar Indonesia. Pada tahun 1982 Konvensi Hukum Laut PBB memberikan dasar hukum bagi negara-negara kepulauan untuk menentukan batasan lautan sampai zona ekonomi eksklusif dan landas kontinen. Dengan dasar ini suatu negara memiliki wewenang untuk mengeksploitasi sumber daya alam yang ada di zona tersebut.

Berbagai sumber daya alam seperti perikanan, gas bumi, minyak bumi, dan bahan tambang lainnya dapat dimanfaatkan oleh negara yang bersangkutan. Berikut ini adalah gambar pembagian wilayah laut menurut Konvensi Hukum Laut PBB.
Wilayah laut Indonesia sangat luas. Wilayah laut Indonesia dibedakan menjadi tiga, yaitu zona laut teritorial, zona landas kontinen, dan zona ekonomi eksklusif.


  1. Zona Laut Teritorial
    Zona laut teritorial adalah jalur laut yang berjarak 12 mil laut dari garis dasar ke laut lepas. Garis dasar adalah garis khayal yang menghubungkan titik-titik dari ujung-ujung pulau. Sebuah negara mempunyai kedaulatan sepenuhnya sampai batas laut teritorial. Akan tetapi, negara tersebut harus menyediakan jalur pelayaran lintas damai baik di atas maupun di bawah permukaan laut. Batas teritorial Indonesia telah diumumkan sejak Deklarasi Djoeanda pada tanggal 13 Desember 1957.
  2. Zona Landas Kontinen
    Landas kontinen adalah dasar laut yang merupakan lanjutan dari sebuah benua. Landas kontinen memiliki kedalaman kurang dari 150 meter. Landas kontinen diukur dari garis dasar, yaitu paling jauh 200 mil laut.
    Penentuan landas kontinen Indonesia dilakukan dengan melakukan perjanjian dengan negara-negara tetangga. Pada tahun 1973 pemerintah Indonesia mengeluarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1973 tentang Landas Kontinen Indonesia.
    Indonesia terletak di antara dua landas kontinen, yaitu Benua Asia dan Australia. Pada zona ini suatu negara mempunyai kewenangan untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada di dalamnya. Negara tersebut juga harus menyediakan jalur pelayaran yang terjamin keselamatan dan 
  3. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)
    Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) adalah jalur laut selebar 200 mil laut ke arah laut terbuka diukur dari garis dasar. Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) diumumkan pada tanggal 21 Maret 1980. Di zona ini negara Indonesia memiliki hak untuk melakukan eksplorasi, eksploitasi, konservasi, dan pengelolaan sumber daya alam yang ada. Eksplorasi adalah penyelidikan tentang sumber daya alam yang ada di suatu daerah.

    Eksploitasi adalah pengusahaan atau mendayagunakan sumber daya alam yang ada di suatu daerah. Konservasi adalah upaya pemeliharaan atau perlindungan sumber daya alam supaya tidak mengalami kerusakan. Di zona ini kebebasan pelayaran dan pemasangan kabel atau pipa di bawah permukaan laut tetap diakui sesuai prinsip hukum laut internasional.keamanannya.


Perkembangan Provinsi di Indonesia

Perkembangan Provinsi di Indonesia
Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri atas ribuan pulau. Jumlah pulau di Indonesia adalah 17.506. Pulau-pulau tersebut menyebar di sekitar khatulistiwa. Pulau-pulau besar yang ada di Indonesia antara lain Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian.
Secara administrasi wilayah Indonesia terdiri atas pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemerintah daerah terdiri atas pemerintah provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan kelurahan/desa. Jumlah provinsi di Indonesia pada saat ini adalah 33 provinsi.
Provinsi yang ada di Indonesia mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Pada saat Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 jumlah provinsi di Indonesia ada delapan. Provinsi yang ada pada saat itu adalah Provinsi Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Borneo (Kalimantan), Sulawesi, Sunda Kecil (Nusa Tenggara), dan Maluku. Pada tahun 1945–1949 Indonesia mengalami perkembangan wilayah.

Hal ini disebabkan masuknya kembali Belanda untuk menguasai Indonesia.
Berdasarkan hasil Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda tahun 1949, Belanda mengakui Indonesia dalam bentuk serikat. Pada saat itu Indonesia terdiri atas lima belas negara bagian. Republik Indonesia adalah bagian daribRepublik Indonesia Serikat. Pada tahun 1950 kita kembali menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pada kurun waktu 1950–1966 di Indonesia telah terjadi pemekaran beberapa provinsi sebagai berikut:
  1. Pada tahun 1950 Provinsi Sumatra dipecah menjadi Provinsi Sumatra Utara, Sumatra Tengah, dan Sumatra Selatan. Pada tahun ini Yogyakarta mendapatkan status daerah istimewa.
  2. Pada tahun 1956 Provinsi Kalimantan dipecah menjadi Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.
  3. Pada tahun 1957 Provinsi Sumatra Tengah dipecah menjadi Provinsi Jambi, Riau, dan Sumatra Barat. Pada tahun ini Jakarta mendapatkan status sebagai daerah khusus ibu kota. Selain itu, Aceh menjadi provinsi tersendiri lepas dari Sumatra Utara.
  4. Pada tahun 1959 Provinsi Sunda kecil dipecah menjadi Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Pada tahun ini juga dibentuk Provinsi Kalimantan Tengah dari Kalimantan Selatan.
  5. Pada tahun 1960 Provinsi Sulawesi dipecah menjadi Provinsi Sulawesi Utara dan Selatan.
  6. Pada tahun 1963 PBB menyerahkan Irian Barat ke Indonesia.
  7. Pada tahun 1964 dibentuk Provinsi Lampung dari pemekaran Provinsi Sumatra Selatan. Selain itu, dibentuk pula Provinsi Sulawesi Tengah (pemekaran dari Sulawesi Utara) dan Provinsi Sulawesi Tenggara (pemekaran dari Provinsi Sulawesi Selatan).
Jumlah provinsi di Indonesia bertambah ketika Irian Barat resmi kembali menjadi bagian dari NKRI pada tanggal 19 November 1969 dan menjadi provinsi ke-26. Irian Barat kemudian namanya berubah menjadi Irian Jaya.

Selanjutnya, Timor Timur berintegrasi atau bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada tanggal 17 Juli 1976. Timor Timur menjadi provinsi ke-27. Pada tanggal 19 Oktober 1999 Timor Timur melepaskan diri dari NKRI. Timor Timur menjadi negara baru, yaitu Timor Leste.
Wilayah administratif Indonesia tidak hanya berubah pada tingkat provinsi, tetapi juga pada tingkat di bawahnya, yaitu pada tingkat kabupaten dan kecamatan. Sekarang ini Indonesia terdiri atas 349 kabupaten, 91 kota otonom, dan 5.263 kecamatan yang tersebar di 33 provinsi.

Peristiwa Alam di Indonesia

Peristiwa Alam di Indonesia - Indonesia adalah negara yang luas dan memiliki sumber daya alam yang melimpah. Penduduk Indonesia pun hidup nyaman selama bertahun-tahun. Hal ini disebabkan iklim di Indonesia sangat bersahabat. Hampir tidak ada tanah di Indonesia yang tanpa ditumbuhi pepohonan. Indonesia beriklim tropis dengan curah hujan yang tinggi. Sinar matahari pun sampai ke wilayah Indonesia sepanjang tahun. Di Indonesia terjadi berbagai peristiwa alam. Peristiwa-peristiwa alam terjadi akibat pengaruh alam. Untuk mengetahui peristiwa alam di Indonesia, simak pembahasan berikut ini.
  1. Pengertian Peristiwa Alam
    Sebenarnya apakah yang dimaksud peristiwa alam itu? Peristiwa alam adalah peristiwa yang terjadi karena pengaruh yang ditimbulkan oleh alam itu sendiri. Peristiwa alam dapat bersifat merugikan dan membahayakan. Akan tetapi, dapat pula tidak membahayakan. Contoh peristiwa alam yang membahayakan adalah banjir, gunung meletus, gempa bumi, angin topan, dan tanah longsor. Peristiwa alam yang tidak membahayakan misalnya pergantian musim, terbentuknya embun, dan pelangi.
  2. Peristiwa Alam yang Tidak Merugikan Manusia
    Di wilayah Indonesia terjadi berbagai peristiwa alam. Peristiwa alam itu terjadi di lingkungan sekitar kita. Berikut ini beberapa peristiwa alam yang sifatnya tidak membahayakan atau merugikan manusia.
    1. Pergantian Musim
      Indonesia mengalami dua kali pergantian musim, yaitu musim kemarau dan hujan. Musim kemarau di Indonesia terjadi akibat bertiupnya angin musim tenggara. Angin ini berasal dari Benua Australia yang kering.
      Angin yang bertiup dari Benua Australia tidak banyak membawa uap air dari laut yang dilaluinya. Musim kemarau di Indonesia berlangsung pada bulan April–Oktober. Musim hujan di Indonesia terjadi ketika bertiup angin musim barat laut. Angin ini banyak membawa uap air dari Samudra Hindia. Musim hujan di Indonesia pada umumnya terjadi pada bulan Oktober–April. Meskipun demikian, bulan-bulan musim hujan maupun kemarau sering bergeser. Adakalanya musim kemarau lebih panjang dan pada tahun berikutnya musim hujan yang lebih panjang. Hal ini disebabkan perubahan suhu permukaan di lautan Pasifik.
    2. Terbentuknya Embun
      Terbentuknya embun merupakan bagian dari peristiwa alam. Embun terbentuk ketika udara yang berada di dekat permukaan tanah menjadi dingin. Kelebihan uap air berubah menjadi embun di atas benda-benda di dekat tanah. Embun terbentuk dengan baik pada malam hari yang cerah. Embun juga terbentuk dengan baik ketika kelembapan tinggi.
    3. Terbentuknya Pelangi
      Fenomena alam ini biasanya muncul setelah terjadi hujan. Bentuk pelangi sangat indah sehingga banyak menjadi inspirasi terciptanya beragam cerita. Apabila dilihat dari segi ilmu, pembentukan pelangi sangat sederhana. Pelangi hanya merupakan pembiasan cahaya. Ketika dibiaskan cahaya akan berubah arah. Tetesan air hujan dapatc membiaskan dan menyebarkan cahaya sehingga terbentuk pelangi.

Ciri-ciri khusus hewan

Ciri-ciri khusus hewan - Makhluk hidup mempunyai ciri khas yang membedakannya dengan jenis lain. Mereka memiliki bentuk penyesuaian diri yang merupakan cara untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Bentuk penyesuaian diri itu bisa berupa bentuk cakar, bentuk paruh, kepekaan terhadap suara, getah buah yang masih mentah, bentuk daun, bentuk batang, dan duri.
Hewan tertentu mempunyai bentuk penyesuaian diri yang dapat dilihat dengan jelas dengan mata telanjang. Tahukah kamu ciri-ciri khusus apa yang dimiliki oleh kelelawar, cicak, bebek, unta, dan beruang kutub?
  1. Kelelawar
    Kelelawar merupakan satu-satunya mamalia yang dapat terbang. Kelelawar mempunyai selaput tipis mudah robek yang dapat dibentangkan. Binatang ini beraktivitas dan mencari makan pada malam hari. Ada jenis kelelawar pemakan serangga. Ada pula jenis kelelawar pemakan buahbuahan. Lalu, bagaimana ia mencari makan atau menangkap mangsanya? Kelelawar pemakan serangga mempunyai penglihatan sangat terbatas. Kelelawar pemakan serangga memiliki sistem radar. Sistem radar ini mempunyai alat pendeteksi benda-benda di sekitarnya yang disebut sonar.Ia mengetahui tempat mangsanya berada melalui sistem radar tersebut.
    Cara mencari mangsa dengan menggunakan sistem radar disebut ekolokasi. Jadi, ekolokasi merupakan cara kelelawar untuk beradaptasi dengan lingkungan hidupnya.
    Ketika terbang, kelelawar mengeluarkan suara-suara yang tidak terdengar oleh manusia. Jika menabrak benda atau mangsanya, gelombang suara ini akan terpantul kembali ke arah kelelawar. Pantulan tersebut membuat kelelawar mengenal, memburu, dan akhirnya menangkap mangsa dalam gelap.
    Lain halnya dengan kelelawar pemakan buah. Jenis kelelawar ini memiliki penglihatan yang lebih bagus, sehingga tidak memerlukan pantulan gelombang suara. Kelelawar pemakan buah adalah penerbang yang lambat, memiliki lidah yang panjang dan kasar.
    Ciri khusus kelelawar itu digunakan untuk bertahan hidup di lingkungannya, yaitu kehidupan malam yang gelap. Jika kelelawar keluar pada siang hari, ia akan lebih mudah untuk ditangkap oleh pemburu atau oleh mangsanya. Kelelawar telah beradaptasi dengan gelap malam. Siang hari digunakan kelelawar untuk beristirahat.
  2. Cicak
    Tentu kamu sering melihat cicak merayap di dinding rumahmu. Bagaimana cicak itu dapat merayap di dinding dan tidak jatuh? Apakah makanan cicak? Bagaimana mereka beradaptasi?
    Seekor cicak memiliki ciri-ciri khusus untuk hidup di lingkungannya.
    Ciri-ciri khusus tersebut adalah sebagai berikut.
    1. Kaki cicak tertutup oleh kulit tipis berlapis bulu halus yang dapat melekat sehingga mereka dapat merayap di dinding tanpa takut jatuh.
    2. Cicak mempunyai lidah yang dapat dijulurkan dan mengandung alat perekat untuk menangkap mangsa.
    3. Badan cicak panjang dan ramping sehingga memudahkan untuk bergerak.
    4. Cicak melepaskan ekornya bila dalam keadaan bahaya. 
      Dengan mengalihkan perhatian musuh-nya, cicak dapat melepaskan diri. Musuhnya akan terkecoh dan hanya mendapatkan ekornya. Ekor cicak ini dapat tumbuh kembali, namun lebih pendek dan lebih lebar dari ekor sebelumnya.
  3. Bebek
    Bebek adalah jenis unggas yang mencari makan di daerah perairan.
    Bagaimana bentuk penyesuaian diri yang dipunyai bebek untuk bertahan hidup? Bagaimana bentuk paruh dan kaki bebek yang digunakan untuk mencari makanannya?
    Bebek mempunyai bentuk paruh yang pipih. Paruh pipih digunakan untuk menyaring makanan dari lumpur. Kaki bebek memiliki selaput yang berguna untuk mendayung ketika berenang.
  4. Unta
    Di manakah unta hidup? Di padang pasir, bukan? Padang pasir merupakan tempat yang kering dan panas di siang hari. Pada malam hari udara sangat dingin. Untuk dapat bertahan hidup, unta dan semua makhluk hidup yang berada di padang gurun memiliki tubuh dan cara hidup yang sudah teradaptasi dengan keadaan seperti itu.
    Bentuk dan susunan tubuh unta sesuai dengan lingkungan padang pasir. Unta tahan terhadap kekeringan. Unta mampu menyimpan air dalam tubuhnya dan dapat bertahan hidup tanpa minum air dalam waktu yang lama. Unta mampu minum sekitar 57 liter air sekali minum. Air tersebut masuk ke seluruh tubuhnya dan sebagian disimpan. Unta mengeluarkan sedikit urine, feses kering, dan mengeluarkan banyak keringat.
  5. Beruang kutub
    Tentu kamu pernah mendengar tentang Kutub Utara dan Selatan! Daerah tersebut selalu ditutupi salju. Suhu terendah di Kutub Selatan mencapai –90O C. Tentu sangat dingin, bukan? Adakah makhluk hidup yang tinggal di sana?
    Beruang kutub adalah salah satu hewan yang mampu hidup di sana.
    Bagaimana beruang itu dapat bertahan di lingkungan sangat dingin tersebut? 
    Adakah ciri khusus yang dimilikinya? Ternyata, beruang kutub mempunyai lapisan lemak sangat tebal. Lapisan lemak berguna untuk melindungi tubuhnya dari udara dingin. Tubuhnya juga tertutup rambut yang sangat tebal. Tubuhnya ditutupi rambut putih agar tersamar dengan salju. Hal ini berguna untuk melindungi diri dari sergapan musuhnya.
    Beruang kutub juga mengeluarkan banyak urine. Beruang dan hewan lain yang hidup di daerah kutub melakukan hibernasi. Hibernasi adalah beristirahat atau tidur dalam keadaan dingin. Hibernasi merupakan bentuk penyesuaian diri terhadap perilaku yang dilakukan hewan kutub untuk melindungi diri dari keadaan dingin.

Latihan Ulangan IPA Kelas 3 SD/MI Semester 2 tentang Energi

Soal Ulangan IPA kelas 3 SD / MI materi : Energi Semester 2
A. Pilihlah jawaban yang tepat!
  1. Energi adalah kemampuan untuk melakukan .......................
    a. perkembangan
    b. pertumbuhan
    c. pemanasan
    d. usaha
  2. Getaran dawai gitar menghasilkan energi.............................
    a. panas
    b. cahaya
    c. bunyi
    d. listrik
  3. Benda yang menggunakan energi listrik adalah......................
    a. komputer
    b. payung
    c. ember
    d. lemari
  4. Sumber energi yang tidak akan pernah habis persediannya adalah..........................
    a. minyak tanah
    b. batu bara
    c. bensin
    d. air
  5. Mesin blender jus buah menghasilkan energi..................................
    a. kimia
    b. listrik
    c. cahaya
    d. gerak
  6. Sumber energi utama dan terbesar bagikehidupan di bumi adalah..............................
    a. air
    b. angin
    c. matahari
    d. minyak dan gas
  7. Benda berikut ini yang tidak memanfaatkan energi angin adalah...........................
    a. layang-layang
    b. perahu layar
    c. penangkap sinar matahari
    d. kincir angin
  8. Energi yang dimiliki oleh mobil mainan dihasilkan oleh......................
    a. roda-rodanya
    b. baterai di dalamnya
    c. bahan pembuatnya
    d. tembaga di dalamnya
  9. Berikut ini merupakan upaya penghematan energi adalah ....................
    a. membiarkan kran terbuka meskipun bak mandi sudah penuh
    b. menyalakan lampu taman pada siang hari
    c. menggunakan kendaraan yang hemat bahan bakar
    d. minta diantar menggunakan mobil kemana pun pergi
  10. Pembangkit listrik tenaga air memanfaatkan energi............. dari aliran air
    a. putar
    b. matahari
    c. gerak
    d. dorong

Materi Pelajaran IPA kelas 3 SD/MI Semester 2 Materi : Penghematan Energi

Penghematan energi - Sumber energi banyak tersedia di alam. Sumber energi tersebut dikelompokan menjadi sua, yaitu sumber energi yang dapat diperbaharui dan sumber energi yang tidak dapat diperbaharui. Sumber energi yang dapat diperbaharui antara lain: makanan, air, angin dan matahari. Sumber energi yang tidak dapat diperbaharui antara lain : minyak bumi, gas alam, dan batu bara.
Kita perlu menghemat energi untuk melestarikan energi agar generasi mendatang dapat merasakan manfaat energi-energi tersebut. Supaya sumber energi yang tersedia di alam tidak cepat habis, perlu usaha penghematan energi. Usaha untuh menghemat energi yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari antara lain :
  1. Mematikan lampu dan peralatan elektronik jika tidak digunakan.
  2. Menggunakan kendaraan yang hemat bahan bakar. Jika ingin menggunakan kendaraan bermotor, gunakan untuk hal-hal yang perlu saja;
  3. Mematikan kran air apabila selesai digunakan.
Jika semua orang terus berusaha melakukan penghematan energi, energi akan tetap tersedia di alam.

Copyright © Rangkuman Pengetahuan Alam Lengkap | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com